Asal Usul Nama Masjid Musi Al Muallaf di Lubuklinggau, dari Orang Tionghoa

Masjid Musi Al Muallaf di Kota Lubuklinggau Sumatera Selatan (Sumsel) menjadi masjid pertama berarsitektur China yang ada di Lubuklinggau.

Tribun Sumsel.
Masjid Musi Al Muallaf terletak di Jalan Kali Kesik, Kelurahan Taba Jemekeh, Kecamatan Lubuklinggau Timur 1. 

TRIBUNSUMSELWIKI.COM - Sejak diresmikan beberapa waktu lalu Masjid Musi Al Muallaf langsung menjadi salah satu tujuan wisata religi baru di Kota Lubuklinggau.

Masjid Musi Al Muallaf terletak di Jalan Kali Kesik, Kelurahan Taba Jemekeh, Kecamatan Lubuklinggau Timur 1.

Masjid Musi Al Muallaf di Kota Lubuklinggau Sumatera Selatan (Sumsel) menjadi masjid pertama berarsitektur China yang ada di Lubuklinggau.

Arsitektur masjid ini kental dengan warna merah terang dan kuning keemasan.

Warga kota ini menyebutnya sebagai Masjid Cheng Ho nya Lubuklinggau, karena ornamennya sangat mirip Masjid Cheng Ho di Kota Palembang.

"Masjid Musi Al Muallaf dibangun oleh seorang warga keturunan Tionghoa Muallaf bernama Agussyah," kata Sekretaris Masjid Musi Al Muallaf Sepriyanto, beberapa waktu lalu.

Menurutnya, Agussyah sengaja membangun masjid ini sebagai bentuk kecintaannya kepada agama yang dianutnya saat ini.

Masjid Musi Al Muallaf terletak di Jalan Kali Kesik, Kelurahan Taba Jemekeh, Kecamatan Lubuklinggau Timur 1.
Masjid Musi Al Muallaf terletak di Jalan Kali Kesik, Kelurahan Taba Jemekeh, Kecamatan Lubuklinggau Timur 1. (Tribun Sumsel)

"Masjid ini diberi nama Masjid Musi Al Muallaf pewakafnya orang Tionghoa Muallaf dan istrinya kebetulan warga suku Musi. Jadi namanya perpaduan nama suku dan agama," jelasnya.

Ia menyebutkan, untuk warna merah dan kuning emas ini sengaja dipilih karena permintaan istri dari yang memberi wakaf.

Permintaannya agar diberi warna merah dan ornamen Tionghoa, mengikuti budaya dari suaminya.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved