Sumsel Akan Segera Miliki Pelabuhan Samudera Internasional

Sumatera Selatan (Sumsel) akan segera miliki Pelabuhan Samudera Internasional, dan ground breakingnya akan dilakukan akhir tahun Ini.

Tribunsumselwiki/Linda
Suasana Video Conference Pembahasan Skema Pembiayaan Pembangunan Pelabuhan di Command Center, Kamis (11/2/2021). 

TRIBUNSUMSELWIKI.COM - Setelah berpuluh-puluh tahun menunggu keputusan tentang pelabuhan yang akan di bangun di sekitar Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), akhirnya hari ini disetujui Presiden melalui Menteri Perhubungan dan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas).

"Sumatera Selatan (Sumsel) akan segera miliki Pelabuhan Samudera Internasional, dan ground breakingnya akan dilakukan akhir tahun Ini," kata Gubernur Sumsel Herman Deru usai Video Conference Pembahasan Skema Pembiayaan Pembangunan Pelabuhan di Command Center, Kamis (11/2/2021).

Lebih lanjut ia mengatakan, untuk titiknya bisa Tanjung Carat, atau di Tanjung Api-Api (TAA) dan sekitarnya.

Untuk penetapan peruntukan SK nya itu nomor 897 tahun 2016 dan untuk RIP nya nomor 432 tahun 2017, yang sempat tertunda-tunda. Dari 

Perda RTRW Provinsi maupaun Perda RTRW di Banyuasin sudah siap.

"Pada saat Presiden hadir meresmikan tol, tidak hanya sekedar meresmikan jalan tol. Tapi beliau berjanji akan mebangun pelabuhan, karena memang ini kebutuhan. Setelah berkunjung kita ada kan rapat dengan berbagai pihak dan hari ini diputuskan bahwa pelaksanaan ground breaking dilakukan akhir tahun ini," katanya dengan semringa.

Menurutnya, tentu Pemprov akan segera menyiapkan PIC yang akan terus berkomunikasi dengan pusat.

Gubernur Sumsel Herman Deru saat mengumumkan bahwa Sumsel akan segera miliki Pelabuhan Samudera Internasional, dan ground breaking akhir tahun Ini, Kamis (11/2/2021).
Gubernur Sumsel Herman Deru saat mengumumkan bahwa Sumsel akan segera miliki Pelabuhan Samudera Internasional, dan ground breaking akhir tahun Ini, Kamis (11/2/2021). (Tribunsumselwiki/Linda)

Ia pun menginstruksikan pada seluruh jajaran untuk segera menyiapkan segala sesuatunya. PIC nya nanti menyiapkan segalanya baik berkoordinasi dengan pusat maupun daerah.

Persiapan akan dilakukan bersama-sama Pemkab Banyuasin. Di sana ada 600 hektare areal penggunaan lain yang diberikan Menteri LHK.

"Kenapa ini sebuah keputusan berharga, dan dinantikan, karena ini kebutuhan bukan tambahan fasilitas bagi di Sumsel. Kita belum ada Pelabuhan Samudera yang dapat menunjang ekspor kita dari beberapa komoditas unggulan seperti karet, batubara, sawit dan lain-lain. Bahkan selama ini kita harus antre di pelabuhan kecil dan menuju Samudera berhari-hari," kata Deru.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved