Sumsel Sudah Punya Mobil Swab Keliling, Hasil Pemeriksaan Keluar Dalam Hitung Jam

Dengan mobil lab ini deteksi Covid-19 dapat semakin mudah. Kapasitas pemeriksaan di mobil lab ini pun mencapai 120 pemeriksaan per hari.

Tribunsumselwiki/Linda
Peresmian mobil lab, Selasa (9/2/2021). 

TRIBUNSUMSELWIKI.COM - Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) kini sudah memiliki mobil laboratorium (lab), yang bisa digunakan untuk pemeriksaan swab Covid-19.

Mobil lab ini ada di Balai Teknik Kesehatan Lingkungan Pengendalian Penyakit (BTKL PP) Kelas I Palembang.

Kepala BTKL-PP Palembang, Imam Sjahbandi mengatakan, mobil ini dilengkapi alat untuk keperluan tes usap berbasis PCR, Tes Cepat Molekuler (TCM), mesin ekstraksi, PSL-2, PSC, reagen, dan peralatan pendukung lainnya.

"Dengan mobil lab ini deteksi Covid-19 dapat semakin mudah. Kapasitas pemeriksaan di mobil lab ini pun mencapai 120 pemeriksaan dalam satu hari," katanya saat peresmian mobil laboratorium di Kantor BTKL-PP Palembang, Selasa (9/2/2021).

Bahkan menurutnya berkemungkinan bisa 175-200 orang per hari. Hasil pemeriksaan pun relatif cepat atau hanya memakan waktu selama empat jam saja.

Isi di dalam mobil lab, Selasa (9/2/2021)
Isi di dalam mobil lab, Selasa (9/2/2021) (Tribunsumselwiki/Linda)

"Mobil lab ini mendekatkan pelayanan pemeriksaan dan mempercepat hasil dalam surveilans epidemiologi," katanya.

Lebih lanjut ia menjelaskan, biasanya untuk pemeriksaan ambil di lokasi atau kirim di sana, tapi dengan mobil lab ini bisa langsung datang ke lokasi.

Testing dan tracing cepat, kasus ditemukan cepat.

Menurut Imam, sebenarnya mobil lab ini tidak hanya untuk pemeriksaan Covid-19 tetapi untuk penyakit lainnya seperti pemeriksaan DBD dan lain-lain.

Namun, di masa pandemi mobil lab difungsikan sebagai pemeriksaan Covid-19.

Adapun tenaga analis yang ditugaskan dalam pengoperasian mobil lab tersebut yakni berjumlah sembilan orang.

"Harapan kami bisa mendapat tambahan analis menjadi 12, sehingga bisa memaksimalkan pemeriksaan," katanya.

Sebab, kalau tenaga yang ada dimaksimalkan, akan capai dan rawan karena kelelahan.

Dia menerangkan, untuk pertama kali mobil lab ini akan difungsikan untuk pemeriksaan di RSUD Sungai Lilin selama tiga hari.

Sebanyak 70-80 reagen yang akan dibawa ke RSUD Sekayu Muba Sumsel, dengan hasil tes yang keluar per 4 jam sekali.

Selanjutnya, mobil akan dikirim ke Kabupaten Lahat.

Tak hanya itu, nantinya mobil lab juga akan di memdatangi pondok pesantren dan lembaga pemasyarakatan di Sumsel mengingat dua tempat ini memiliki potensi penularan yang cukup tinggi.

"Mobil ini akan ke daerah atas permintaan daerah. Kami berkoordinasi dengan provinsi, daerah mana saja yang diprioritaskan," ujarnya.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumsel, Lesty Nurainy saat meresmikan mobil lab, Selasa (9/2/2021)
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumsel, Lesty Nurainy saat meresmikan mobil lab, Selasa (9/2/2021) (Tribunsumselwiki/Linda)

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumsel Lesty Nurainy, mengatakan, laboratorium berjalan ini dapat mempercepat pengendalian Covid-19 di Sumsel.

Sebab dapat menjangkau daerah yang selama ini terkendala jarak untuk pemeriksaan.

Menurut Lesty, laboratorium ini harus mengikuti Pemantapan Mutu Eskternal (PME) sehingga hasil pemeriksaan betul-betul valid.

Laboratorium pun diminta dipelihara dengan serius agar bisa terus digunakan.

"Kita dibantu dengan adanya lab bergerak surveilens ini karena dapat meningkatkan kapasitas testing PCR. Mobil bisa bergerak ke kabupaten/kota yang sulit dijangkau atau terkategori 3T," jelas dia.

Lesty menambahkan, untuk mengendalikan penambahan kasus perlu meningkatkan kapasitas pemeriksaan.

Terlebih, saat ini pemeriksaan baru mencapai 500 pemeriksaan sedangkan untuk daerah hanya 96 pemeriksaan.

Padahal, target pemeriksaan untuk provinsi Sumsel sebanyak 1.600 tes.

Selain itu, pemeriksaan yang disyaratkan Badan Kesehatan Dunia (WHO) cukup besar yakni satu tes per seribu penduduk.

"Kita harusnya dalam seminggu bisa 8.500 tes. Tentu memerlukan lab yang mendukung cukup banyak," katanya.

Baca juga: 203 Nakes Usia di atas 60 Tahun di Sumsel Akan Divaksin Covid-19

Ikuti kami di
KOMENTAR
533 articles 182 0

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.


Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved