Mengenal Tanjak Palembang dan Cara Membuatnya

Tanjak/Mahkota Kain/ikat-ikat/Tengkolok adalah salah satu perlengkapan pakaian di Palembang, yang dipakai oleh para bangsawan hingga tokoh masyarakat

Istimewa
Tanjak dulu dan sekarang. 

TRIBUNSUMSELWIKI.COM - Sudah lebih dari satu tahun, Tanjak Palembang ditetapkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia (Kemendikbud RI), sebagai  Warisan Budaya Tak benda (WBTb)  Indonesia.

Dengan Sertifikat nomor 103612/MPK.E/KB/2019 tanggal  8 Oktober 2019 ditandatangani Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, Prof. Dr. Muhadjir Effendy.

Kini Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) pun menginginkan adanya pembagunan Simbol Tanjak pada bangunan di Sumsel diawali dengan pintu gerbang griya agung, dan Jembatan Musi VI. Diharapannya akan disusul oleh bangunan-bangunan lainnya.

"Tanjak/Mahkota Kain/ikat-ikat/Tengkolok adalah salah satu perlengkapan pakaian di Palembang, yang dipakai oleh para bangsawan hingga tokoh masyarakat pada saat itu," kata Dosen LB Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang sekaligus Sejarawan Sumsel Kemas AR Panji, Rabu (10/2/2021).

Kemas AR Panji
Kemas AR Panji (Istimewa)

Lebih lanjut ia mengatakan, bahkan setelah dihapuskannya Kesultanan Palembang Darussalam pada tahun 1823 oleh kolonial belanda, Tanjak masih tetap eksis dan dipakai oleh masyarakat Palembang dan Sumsel sebagai simbol budaya bahkan hingga sampe saat ini terutama dalam acara-acara penting dan adat.

"Tanjak dibuat dari kain persegi empat yang dilipat sedemikian rupa hingga membentuk Tanjak/Mahkota Kain/ikat-ikat/Tengkolok," kata Kemas AR Panji yang juga Mahasiswa Program Pascasarjana UIN Raden Fatah Palembang.

Menurutnya, motif kain tanjak yang banyak dipakai bahan songket, prado, dan batik dengan beberapa motif khas Palembang yakni Kerak Mutung, Pucuk Rebung, Setanggi Cempako Lumut, dan Setanggi Cempako Berante.

Dalam perkembangannya motif batik gribik, dan jufri juga dipakai untuk pembuatan tanjak serta motif-motif lainnya.

Baca juga: Bangunan di Sumsel Nantinya Akan Ada Ciri Khas Bentuk Tanjak

Menurut catatan sejarah yang telah dicatat di Website Kemendikbud.go.id, disebutkan sesuai dengan perkembangan pada masa itu, tanjak terdiri dari tiga macam yaitu

1. Tanjak Meler yang terbuat dari kain tenun Palembang diperkirakan sudah ada sekitar tahun 1870.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved