Disbudpar Sumsel Akan Segera Bentuk Tim Kajian Prasasti Talang Tuo

Langkah selanjutnya akan segera dibentuk tim kajian dulu yang terdiri dari orang-orang yang tahu tetang cerita Talang Tuo dan bisa merunutkan.

Istimewa
Komunitas SCB bersama Dinas Disbudpar Provinsi Sumsel menggelar jalan-jalan ke situs penemuan prasasti peninggalan Kerajaan Sriwijaya Talang Tuo di Kawasan Talang Kelapa, Kecamatan Sukarami, Palembang, Minggu (31/1/2021). 

TRIBUNSUMSELWIKI.COM - Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) bersama Komunitas Sahabat Cagar Budaya (SCB) menggelar jalan-jalan ke situs penemuan prasasti peninggalan Kerajaan Sriwijaya  Talang Tuo di  Kawasan Talang Kelapa, Kecamatan Sukarami, Kota Palembang. 

"Saya belum bisa memberikan informasi akurat terhadap lokasi tersebut. Memang ada makam, namun kita belum tahu apakah ada kaitan dengan situs Talang Tuo," kata Kadisbudpar Sumsel Aufa Syahrizal Sarkomi, Minggu (31/1/2021). 

Jadi apa langkah pemerintah? Menurutnya ia belum bisa menjawab langkah pemerintah apa, karena butuh data otentik dulu.  

"Kalau cerita ia, tapi titiknya dimana? Prasasti itu disimpan di museum, tetapi perlu ada titik yang menyakinkan  bahwa disitulah tempat ditemukan berdasarkan hasil riset, sehingga kami  bisa membikin replikanya ditaruh ditempat aslinya dimana," katanya. 

Komunitas SCB bersama Dinas Disbudpar Provinsi Sumsel menggelar jalan-jalan ke situs penemuan prasasti peninggalan Kerajaan Sriwijaya Talang Tuo di Kawasan Talang Kelapa, Kecamatan Sukarami, Palembang, Minggu (31/1/2021).
Komunitas SCB bersama Dinas Disbudpar Provinsi Sumsel menggelar jalan-jalan ke situs penemuan prasasti peninggalan Kerajaan Sriwijaya Talang Tuo di Kawasan Talang Kelapa, Kecamatan Sukarami, Palembang, Minggu (31/1/2021). (Istimewa)

Lalu nanti dibuat bangunan berkaitan dengan itu dan kawasan tersebut di kuasai. Mungkin langkah selanjutnya  akan segera dibentuk tim kajian dulu yang terdiri dari orang-orang yang tahu tetang  cerita Talang Tuo dan  bisa  merunutkan. 

"Secepatnya kita bentuk dan saya harus tahu siapa orang-orangnya. Tidak boleh sembarangan, jangan sampai ujungnya katanya-katanya," ungkap Aufa.  

Sedangkan Kepala Balai Arkeologi Sumsel Budi Wiyana mengatakan, pihaknya akan memberikan data dan informasi berkaitan dengan Prasasti Talang Tuo secepatya. 

"Karena Kadisbudpar Sumsel Aufa Syahrizal Sarkomi meminta ada data  yang di ceritakan asal usul  sejarah  situs tersebut, sehingga bisa ditindaklanjuti oleh pemerintah," katanya. 

Sedangkan Penggagas Komunitas Cagar Budaya Robby Sunata mengatakan, Talang Uuo dengan lingkungannya yang masih asri dan asli memberikan experience berbeda dengan situs sejarah lainnya di Palembang. 

"Situsnya sendiri memang berada di dalam kebun sawit, tetapi hanya beberapa belas meter ke arah selatan adalah hutan semak yang bisa dilintasi menuju ke sebuah kolam alami yang dipenuhi teratai," katanya. 

Menurutnya, Situs Talang Tuo berpotensi untuk dikembangkan menjadi objek wisata hiking, biking, dan kegiatan outbound. 

Kegiatan jalan-jalan ke situs penemuan prasasti peninggalan Kerajaan Sriwijaya  Talang Tuo di  Kawasan Talang Kelapa, Kecamatan Sukarami, Kota Palembang diikuti oleh Kadisbudpar Sumsel Aufa Syahrizal Sarkomi didampingi stafnya, Kepala Balai Arkeologi Sumsel Budi Wiyana dan puluhan para pecinta sejarah dari berbagai latar belakang di kota Palembang.

Baca juga: Museum Negeri Sumatera Selatan

Ikuti kami di
KOMENTAR
518 articles 182 0

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.


Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved