Jembatan Ogan, Berbentuk Candi Gapura Sriwijaya

Supaya jembatan terpanjang ini tidak terkesan jembatan biasa saja, maka kami memberi keunikan pada jembatan ini diantaranya bentuk Gapura Sriwijaya.

Istimewa
Jembatan Ogan 

TRIBUNSUMSELWIKI.COM - Pembangunan infrastruktur di Sumatera Selatan (Sumsel) begitu pesat, bahkan di Sumsel sudah memiliki beberapa tol seperti tol Kayu Agung - Palembang - Betung (Kapal Betung). 

Dalam pembangunan Tol Kapal Betung ada tiga jembatan yang dibangun yaitu Jembatan Ogan, Jembatan Musi yang digadang - gadang menjadi Jembatan Musi V dan Jembatan Kramasan. 

Bahkan Presiden Jokowi sudah meninjau secara langsung tol Kayuagung-Palembang dan Jembatan Ogan.

Jembatan Ogan.
Jembatan Ogan. (Istimewa)

"Presiden Jokowi didampingi langsung oleh Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko pada saat peresmian Jalan Tol Kayu Agung - Palembang - Betung menyempatkan meninjau langsung tol  bahkan melihat keunikan dari Jembatan Ogan," kata Deputy Pembangunan Jalan Tol Kapalbetung Yusuf Ar Rosadi, Rabu (27/1/2021).

Lebih lanjut ia mengatakan, ada permintaan dari Menteri PUPR pada saat acara topping off site clousure, agar Jembatan Ogan diberi sesuatu yang megah. 

"Supaya jembatan terpanjang ini tidak terkesan jembatan biasa saja, maka kami memberi keunikan pada jembatan ini diantaranya ada gapura yang kami pasang pada Pier 14 dan Pier 15 dan icon pada parapet didesain jenis songket sebagai kebesaran khas Sumatera Selatan," katanya.

Desain Jembatan Ogan.
Desain Jembatan Ogan. (Istimewa)

Ia menjelaskan, konsep dalam mendesain gapura ini merupakan hasil transformasi atau pengembangan bentuk arsitektur secara kontemporer dari bentuk arsitek Candi Gapura Sriwijaya di Desa Rimba Kaki Gunung Dempo Pagaralam.

Selain bentuknya yang indah serta untuk candi gapura menjadikan acuan desain icon gapura Jembatan Ogan. Kami dalam mendesain ini juga berasitensi ke PUPR dan juga ke Gubernur Sumsel, dimana 

ada penambahan tanjak pada puncak gapura ini dan juga memberikan lambang PUPR.

Lalu icon pada parapet didesain jenis songket sebagai kebesaran khas Sumatera Selatan. 

Menurutnya keistimewaan Jembatan Ogan yaitu merupakan Jembatan jenis balance cuntilever dengan bentangan adalah 180 meter dan lebar 2 x12,7 meter dua lajur. 

Baca juga: Jembatan Ogan

Dengan bentangan dan lebar ini maka  konstruksi jenis balance cuntilever seperti ini adalah baru pertama ada di Indonesia ini yang menyebabkan jembatan ini menjadi Istimewa.

"Letak Jembatan Ogan berapa pada KM 364, yang menghubungkan antara Desa Rasau dengan Desa Harapan Kecamatan Pamulutan Kabupaten Ogan Ilir (OI)," katanya.

Lalu secara kontruksi Jembatan Ogan terdiri dari jembatan pendekat dengan menggunakan konstruksi pile slab dan PCI Girder dengan panjang 2x610 meter dan lebat 2x12.7 meter. 

Jembatan utama dengan menggunakan konstruksi Balance Cuntilever dengan panjang 380 meter dan lebar 12.7 meter. Secara keseluruhan panjang jembatan ini 1.675 meter. 

"Jembatan Ogan dibangun sejak Mei 2016 sampai dengan Juli 2020. Jembatan ini satu anggaran dengan tol. Sumber anggaran Jembatan Ogan berasal dari anggaran Tol Kapal Betung," jelasnya.

Lalu untuk kontraktor yang mengerjakan Jembatan Ogan adalah  PT. Waskita Karya (Persero) unit bisnis Infrastruktur 1. PT. Waskita Sriwijaya Tol adalah Badan Usaha Jalan Tol merupakan anak perusahaan dari PT. Waskita Toll Road yang merupakan anak perusahaan PT. Waskita Karya (persero).

"Dengan adanya Jembatan Ogan ini, harapannya bisa membantu program pemerintah dalam percepatan pembangunan daerah dari sektor pembangunan jalan dan tentunya akan berdampak luas terhadap sektor-sektor yang lain," katanya.

Yusuf menambahkan, selain Jembatan Ogan ada jembatan lain diantaranya Jembatan Kramasan dengan total panjang 1.150 meter dengan progres 65 persen. Lalu Jembatan Musi dengan total panjang 1.685 meter progres 45 persen.

Baca juga: Bakauheni Palembang Hanya 3,5 Jam

Ikuti kami di
KOMENTAR
512 articles 182 0

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.


Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved