Ini Rincian Areal Perkebunan Kopi yang Ada di Sumsel

Provinsi Sumsel merupakan salah satu Provinsi penghasil kopi terbesar. Potensi luas arealnya mencapai 250.198 hektare.

Dokumen Tribun Sumsel
Petani memetik biji kopi. 

TRIBUNSUMSELWIKI.COM - Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel)  merupakan salah satu Provinsi penghasil kopi terbesar. Potensi luas arealnya mencapai 250.198 hektare dan produksi 191.081 ton biji kering.   

Plt Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Sumsel Agus Darwa melalui Kabid Pengolahan dan Pemasaran Hasil Dinas Perkebunan Provinsi Sumsel Rudi Arpian mengatakan, 250.198 hektare tersebut tersebar di 12 Kabupaten/Kota.   

"Ada 7 Kabupaten/Kota yang potensial produksi kopinya yaitu Muara Enim, Empat Lawang, Pagaralam, Lahat, Musi Rawas, OKU dan OKU Selatan," kata Rudi, Senin (25/1/2021).   

Lebih lanjut mengatakan, untuk Muara Enim potensi produksi kopinya 26.309 ton biji kering, Empat Lawang potensi produksi kopinya 53.592 ton biji kering, Pagaralam potensi produksi kopinya 12.782 biji kering, Lahat potensi produksi kopinya 21.600 ton biji kering, Musi Rawas potensi produksi kopinya 2.629 ton biji kering, OKU potensi produksi kopinya 20.709 ton biji kering dan OKU Selatan potensi produksi kopinya 49.458 ton biji kering.  

Biji Kopi
Biji Kopi (Dokumen Tribun Sumsel)

"Kabupaten/Kota yang sudah mendapatkan Sertifikat Indikasi Geografis untuk kopi Robustanya ada tiga Kabupaten/Kota yaitu Kabupaten Muara Enim, Kabupaten Empat Lawang dan Kota Pagaralam," katanya.   

Menurutnya, Sumsel juga sudah punya kopi organik yang mendapat Sertifikat Organik dari BIOcert. Yaitu Kelompok Tani (KT) Bhineka Tunggal Ika asal Desa Sumber Karya, Kecamatan Gumay Ulu, Kabupaten Lahat. Dan KT Harapan Jaya asal Desa Pekuwolan, Kecamatan Buay Rawan serta KT Sinar Mulya asal Desa Bedeng Tiga, Kecamatan Warkuk Ranau Selatan, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan.   

"Tapi Keuntungan ekspor Kopi Sumsel tidak lebih dari 108.000 kg dalam dua kali pengiriman di tahun 2020, sisanya eksportir memilih mengirim kopinya melalui Lampung," katanya.  

Rudi menambahkan, PT Pelindo II Palembang bakal membangun pabrik hilirisasi komoditas kopi khas Sumsel, di kawasan Sungai Lais, Kecamatan Kalidoni, Palembang. Tentunya ini merupakan wujud mimpi masyarakat perkopian di Sumsel. 

Baca juga: Lima Tempat Jual Kopi Literan di Palembang

Pastinya Pemerintah Provinsi Sumsel, Dirjenbun melalui Dinas Perkebunan Provinsi Sumsel menyambut baik hal ini.   

"Kita juga banyak memberikan bantuan peralatan pascapanen dan pengolahan dalam rangka peningkatan mutu kopi sesuai standar ekspor," katanya.   

Berikut rincian 12 Kabupaten/Kota yang ada di Sumsel yang memiliki perkebunan kopi : 

1. Lahat seluas 54.441 hektare 

2. Empat Lawang seluas 62.017 hektare 

3. Pagaralam seluas 8.327 hektare 

4. Banyuasin seluas 2.546 hektare 

5. Musi Rawas seluas 3.817 hektare 

6. Muratara 260 hektare 

7. Lubuk Linggau seluas 1.473 hektare 

8. OKU seluas 22.080 hektare 

9. OKU Timur seluas 483 hektare 

10. OKU Selatan seluas 70.799 hektare 

11. OKI seluas 815 hektare.

12. Muara Enim seluas 23.101 hektare  

 Total luasan areal kopi di Sumsel sebanyak 250.198 hektare dan produksi 191.081 ton biji kering. Lalu   jumlah petani 191.081 Kepala Keluarga (KK).   

Baca juga: Tips Minum Kopi Untuk Pemula dari Barista

      

Ikuti kami di
KOMENTAR
510 articles 182 0

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.


Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved