11 Prodi di UIN Raden Fatah Palembang Telah Terakreditasi A

Dari 46 Prodi yang ada di UIN Raden Fatah Palembang, 11 Prodi akreditasi A, 27 Prodi Akreditasi B dan 8 Prodi akreditasi C.

Tribunsumselwiki/Linda
Gedung Rafah Tower di Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang 

TRIBUNSUMSELWIKI.COM - Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) telah mengeluarkan rilis bahwa enam program studi (Prodi) di Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang akreditasinya A.

"Dengan begitu totalnya ada 11 Prodi di UIN Raden Fatah Palembang yang terakreditasi A," kata Rektor UIN Raden Fatah Palembang, Prof. Dr. Nyayu Khodijah, S.Ag., M.Si, Minggu (24/1/2021)

Prof. Dr. Nyayu Khodijah, S.Ag., M.Si (kiri)
Prof. Dr. Nyayu Khodijah, S.Ag., M.Si (kiri) (Istimewa)

Lebih lanjut ia mengatakan, capaian ini tentunya tak lepas dari peran berbagai pihak yang di bawah koordinasi Lembaga Penjamin Mutu (LPM) UIN RF Palembang. atas keberhasilan tersebut seluruh Pimpinan mulai dari Rektorat, Dekanat, dan unit-unit lembaga, dosen, karyawan serta mahasiswa merasa terharu dan bangga serta bersyukur.

"Ini merupakan anugerah yang patut kita syukuri. Namun, anugerah tersebut tak mungkin dapat diraih tanpa adanya Kerja Keras, Kerja Cerdas dan Kerja Tuntas semua pihak hingga tercapainya Akreditasi A," katanya.

Baca juga: UIN Raden Fatah, Satu -satunya Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri di Sumsel

Menurutnya, keberhasilan Program Studi yang memperoleh akreditasi A, jadikanlah penyemangat untuk prodi-prodi lainnya agar bisa mencapai hasil yang maksimal.

Sementara itu Ketua LPM (Lembaga Penjamin Mutu) Dr. Syahril Jamil mengatakan, akreditasi ini diperoleh melalui kerja keras semua pihak dan dukungan dari pimpinan UIN Raden Fatah Palembang.

"Akreditasi ini adalah tuntutan lembaga, artinya parameter baik atau tidak baiknya sebuah prodi diukur dengan akreditasinya. Akreditasi maksimal diukur dengan nilai A (Unggul)," katanya.

Lalu, akreditasi juga penting bagi lulusan. Jadi memang bursa atau peluang pekerja alumni beberapa instansi membutuhkan akreditasi. Hak-hak mahasiswa untuk mendapatkan pekerjaan yang layak, ya akreditasi ini ukuranya.

"Bagi internal akreditasi itu cermin kualitas akademik. Karena yang memberi nilai orang lain. Instrumen akreditasi lengkap mulai dari isi sampai output maka penilaian komprehensif terkait akreditasi itu. Ini yang memotivasi kita untuk bekerja," katanya

Baca juga: Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang

Selama periode ini rektor merencanakan paling tidak 60 persen seluruh fakultas tercapai akreditasi. Ini target universitas. 60 persen dari 46 prodi yang ada diharapkan meraih nilai maksimal. Alhamdulilah ada beberapa program studi sudah mencapainya seperti di Pascasarjana (S3) dan beberapa prodi di fakultas sudah mencapainya.

Berikut 11 Prodi yang sudah terakreditasi A :

1. Hukum Pidana Islam (Jinayah)
2. Perbandingan Mazhab
3. Hukum Keluarga Islam (Ahwal Syakhshiyyah)
4. Komunikasi dan Penyiaran Islam
5. Pendidikan Agama Islam
6. Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir
7. Hukum Ekonomi dan Syariah (Mu'amalah)
8. Bahasa dan Sastra Arab
9. Peradaban Islam (S3)
10. Manajemen Pendidikan Islam
11. Bimbingan Penyuluhan Islam.

Dari 46 Prodi yang ada di UIN Raden Fatah Palembang, 11 Prodi akreditasi A, 27 Prodi Akreditasi B dan 8 Prodi akreditasi C.

"Pada Akhir bulan ini akan ada 2 Prodi lagi yg akan divisitasi secara daring (Asesmen Lapangan secara Daring), tepatnya tanggal 25 sampai 28 Januari, Prodi SAA dari FUSHPI dan Prodi PBA dari FITK," kata Syahril Jamil.

Menurutnya, upaya maksimal telah dilakukan Prodi menyiapkan dokumen borang. Persiapan-persiapan teknispun telah dilakukan dengan maksimal.

"Semoga visitasi berjalan lancar dan hasil yang maksimal didapat oleh Prodi SAA dan PBA," tutupnya.

Baca juga: Profil Prof Nyayu Khodijah, Rektor Perempuan Pertama UIN Raden Fatah Palembang

Ikuti kami di
KOMENTAR
507 articles 182 0

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.


Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved