5000 Benih Ikan Jelawat Ditebar di Sungai Kelekar

Sebabnya 5000 benih ikan Jelawat di Sungai Kelekar Kawasan Tanjung Senai Kabupaten Ogan Ilir.

Istimewa
Pjs Bupati Ogan Ilir Aufa Syahrizal Sarkomi, SP., M. Sc. melakukan restocking/penaburan benih ikan Jelawat di Sungai Kelekar Kawasan Tanjung Senai Kabupaten Ogan Ilir (ist) 

TRIBUNSUMSELWIKI.COM - Sebagai upaya pelestarian dan pengembangan Budaya ikan Jelawat yang sudah mulai punah maka Pjs Bupati Ogan Ilir Aufa Syahrizal Sarkomi, SP., M. Sc. melakukan restocking/penaburan benih ikan Jelawat di Sungai Kelekar Kawasan Tanjung Senai Kabupaten Ogan Ilir.

"Benih ikan Jelawat yang ditebar merupakan bantuan dari Dinass Perikanan dan Kelautan Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel)," kata Aufa Syahrizal Sarkomi, Kamis (22/10/2020).

Lebih lanjut ia mengucapkan, terima kasih kepada Gubernur Sumsel Herman Deru melalui Kadis Perikanan dan Kelautan Provinsi Sumsel atas bantuan benih ikan Jelawat tersebut.  

"Dengan bantuan benih ikan Jelawat sejumlah 50.000 ekor tersebut. Secara langsung merupakan langkah yang sangat positif, terutama  dalam mengembangkan dan melestarikan ikan Jelawat yang disinyalir sudah mulai susah di dapat," katanya.

Aufa Syahrizal berharap nantinya setelah besar benih-benih ikan ini akan memberikan tambahan  sebagai sumber peningkatan ekonomi masyarakat dari sektor perikanan.

Dari sisi lain disamping sebagai Pjs Bupati OI Aufa saat ini masih menjabat sebagai Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sumsel. Maka ia melihat Kawasan Tanjung Senai merupakan Kawasan yang sangat strategis dan potensial untuk dikembangkan Sebagai destinasi Wisata Alam dan Wisata Agro.

"Tak hanya bisa jadi destinasi Wisata Alam dan Wisata Agro, bahkan di sini juga bisa sebagai destinasi wisata kuliner. Apalagi Kawasan Tanjung Senai berdampingan dengan Kawasan  Kampus UNSRI yang menurut informasi Akan dijadikan  Kawasan Wisata Alam "Taman Firdaus," bebernya.

Menurut Aufa, untuk Taman Firdaus ini masih dalam proses pembuatan. Informasi yang didapat untuk Taman Firdaus ini sedang dalam proses pengerukan tanah.

Baca juga: Gula Aren Wak Uban, 100 Persen Murni

Baca juga: TP PKK Sumsel Lestarikan Tradisi Melebung di Ogan Ilir

Ikuti kami di
KOMENTAR
476 articles 182 0

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.


Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved