TP PKK Sumsel Lestarikan Tradisi Melebung di Ogan Ilir

TP PKK Provinsi Sumsel Melebung bersama-sama di Desa Ulak Segelung Kecamatan Indralaya Kabupaten Ogan Ilir.

Penulis: Linda Trisnawati
Editor: Linda Trisnawati
Tribunsumselwiki/Linda
Ketua TP PKK Sumsel Feby Deru bersama Wakil Ketua TP PKK Sumsel Fauziah saat melebung (panen ikan) di Ogan Ilir, Selasa (13/10/2020). 

TRIBUNSUMSELWIKI.COM - Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) penen ikan bersama (Melebung) di Desa Ulak Segelung Kecamatan Indralaya Kabupaten Ogan Ilir.

Acara melebung ini dihadir Ketua TP PKK Provinsi Sumsel Hj. Febrita Lustia beserta cucunya Deka dan Danis. 

Selain itu juga turut hadir Wakil Ketua TP PKK Sumsel Hj Fauziah Mawardi Yahya.

TP PKK Provinsi Sumsel Melebung bersama-sama di Desa Ulak Segelung Kecamatan Indralaya Kabupaten Ogan Ilir, Selasa (13/10/2020).
TP PKK Provinsi Sumsel Melebung bersama-sama di Desa Ulak Segelung Kecamatan Indralaya Kabupaten Ogan Ilir, Selasa (13/10/2020). (Tribunsumselwiki/Linda)

"Kita senang bisa sama-sama panen ikan atau yang disebut melebung. Ini merupakan tradisi masyarakat disini untuk saling bersilaturahmi," kata Febi disela-sela acara melebung, Selasa (13/10/2020).

Secara bersama-sama Febi dan Fauziah beserta para anggota TP PKK Sumsel menjaring ikan dengan alat yang sudah disediakan. 

Terlihat Febi dan Fauziah cukup antusias untuk mengambil ikan yang ada.

Keceriaan juga terlihat dari raut wajah ibu-ibu TP PKK Provinsi Sumsel yang semangat menjaring ikan dengan alat yang sudah disediakan. 

Bahkan Febi membawa tempat khusus berupa drum yang berukuran besar untuk diisi ikan. 

Tak mau kalah dari Febi, ibu-ibu PKK lainnya pun ada yang membawa box khusus untuk ikan, ada juga yang membawa ember.

Ketika semua tempat untuk ikan sudah penuh dan ikan yang dilebung habis. 

Kegiatan ibu-ibu TP PKK dilanjutkan dengan makan bersama dari hasil melebung.

Ikan bakar hasil melebung.
Ikan bakar hasil melebung. (Tribunsumselwiki/Linda)

Sementara itu Fauziah menambahkan, bahwa di lebung ini ikannya alami karena dari aliran sungai. 

Jadi panenya ketika air surut atau musim kemarau. 

"Panenya biasanya di bulan Agustus-September. Namun karena adanya pandemi Covid-19 maka baru sempat dipanen," katanya.

Jenis ikan yang ada di lebung ini seperti sepat, lele, tembakang, gabus, betok, dan lain-lain.

Menurutnya, melebung ini dilakukan setahun sekali saat airnya surut. 

Kalau tahun lalu hasil panen ikanya banyak, namun tahun ini agak sedikit berkurang. 

Sebeb saat pasangan nya sebentar dan tingkat keasaman airnya sedang tinggi, sehingga mengakibatkan ikan dilebung tidak begitu banyak.

Lebih lanjut ia mengatakan, bahwa memang warga di sini rata-rata petani dan pencari ikan. 

Baca Juga : 

Baca juga: Tradisi Salat Sunnat Safar di Kota Palembang

Baca juga: Tradisi Bagi-bagi Bubur Suro di Palembang

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved