Tips Tetap Sehat Saat Pandemi Covid-19 Ala Gubernur Sumsel Herman Deru

Menurut Gubernur Sumsel Herman Deru ada istilah, kalau lapar jangan kelaparan, kalau kenyang jangan kekenyangan.

Penulis: Linda Trisnawati
Editor: Ami Heppy
Tribunsumselwiki/Linda
Gubernur Sumsel Herman Deru 

TRIBUNSUMSELWIKI.COM - Meski pandemi Covid-19 belum berakhir, namun
Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Herman Deru tetap banyak beraktivitas dari pagi hingga malam.

Bahkan tak jarang keluar kota untuk meninjau secara langsung.

Lalu, bagaimana Gubernur Sumsel Herman Deru menjaga kesehatan agar tetap fit?

Bberikut wawancara khusus Tribun Sumsel dengan Herman Deru di Kantor Gubernur, Jumat (18/9/2020).

Menurut Herman Deru, agar tetap fit pertama yaitu stamina, makan teratur waktunya dan disesuaikan dengan kebutuhan tubuh misal karbohidrat, glukosa, kita harus dibuat seimbang.

"Lalu siapa yang akan jadi penakarnya?Yang akan jadi penakarnya ya tubuh kita sendiri. Bahwa kebutuhan kita dalam menjalankan aktivitas ini tergantung volume. Maka dengan sendirinya tubuh akan menyesuaikan berapa kebutuhannya," katanya.

Deru pun mengutip suatu istilah yang berbunyi, "kalau lapar jangan kelaparan, kalau kenyang jangan kekenyangan".

Nah, itulah cara yang ia lakukan dan tetap bisa full aktivitas, dengan tetap patuh pada protokol kesehatan.

"Saya patuhi karena peraturannya bukan hanya untuk masyarakat saja, tapi berlaku juga untuk seluruh pejabat, baik sipil maupun TNI Polri," ungkapnya.

Baca Juga : 

Kapan Pandemi Covid-19 Berakhir? Ini Penjelasan Profesor Yuwono

Deru pun berpesan, agar masyarakat tetap melakukanlah aktivitas, tapi dengan protokol kesehatan.

Jangan aktivitas itu tidak terkontrol, jadi tetap jaga jarak, pakai masker, dan asupan makanan juga penting.

"Stamina dijaga imun dijaga, mudah-mudahan kita bisa terbebas dari Covid-19. Sambil kita menunggu vaksin, mudah-mudahan juga vaksin ini segera berlaku di akhir 2020. Berarti kita akan kembali hidup normal seperti sebelumnya," katanya.

Sementara itu terkait adanya pejabat yang positif Covid-19, menurutnya sebenarnya Covid-19 itu bisa menempel bukan hanya pada pejabat, namun bisa ke semua orang.

"Maka sering saya sampaikan hindari itu. Hindari dengan cara apa, ya protokol kesehatan. Itu cara yang paling mutakhir untuk, dengan menerapkan protokol kesehatan. Jadi yakinkan diri kita stamina baik, imunitas baik, setalah itu jalankan protokol kesehatan. Setelah itu produktifitas jalan sendiri," cetusnya.

Deru pun menambahkan, bahwa Peraturan Gubernur (Pergub) nomor 37 Tahun 2020 tentang Protokol Kesehatan sudah diterapkan di Sumsel.

"Mulai hari ini saya sudah dapat laporan bahwa dibeberapa daerah sudah ada masyarakat yang kena denda," katanya.

Tapi sebenarnya, menurutnya, denda itu bukan tujuannya, melainkan tujuannya untuk lebih untuk kesadaran masyarakat.

Untuk itu denda itu pun nantinya akan dialokasikan untuk keperluan kebutuhan rumah ibadah.

 Baca Juga :

Prof Yuwono: Eucalyptus Bisa sebagai Terapi untuk Membuat Pikiran Jadi Rileks

Mahasiswa MDP Ciptakan Game Pandemic Warz yang Berbasis Edukasi soal Covid-19

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved