Kampung Air Pulo Kemaro Akan Jadi Ikon Wisata Baru di Palembang

Pemerintah Kota (Pemkot) bekerja sama Bank Indonesia Sumatera Selatan (BI Sumsel) akan membangun Kampung Air Pulo Kemaro.

Istimewa
Dokumentasi Tribun Sumsel 

TRIBUNSUMSELWIKI.COM - Pemerintah Kota (Pemkot) bekerja sama Bank Indonesia Sumatera Selatan (BI Sumsel) akan membangun Kampung Air Pulo Kemaro.

Kepala Perwakilan BI Sumsel, Hari Widodo, mengatakan, pengerjaan dimulai setelah pihaknya melakukan survei lapangan sejak Agustus lalu.

Melibatkan Dinas Pariwisata, konsultan dan tim pengembang BI, proses kerja sudah menuju konsultasi publik.

"Mulai dari aktivitas survei yang kita lakukan sudah empat kali, sekarang sedang tahap konsultasi publik dengan subjek masyarakat membahas perbaikan spot," katanya beberapa waktu lalu.

Baca Juga

Cerita Gula Puan, Dulunya Makanan Para Bangsawan

Pembangunan Kampung Air Pulo Kemaro ini masuk dalam program revitalisasi sungai di Palembang, dengan tagline Must See Musi yang bakal menjadi ikon utama wisata baru.

Menurutnya, Must See Musi mengartikan Sungai Musi yang harus dilihat. Karena Palembang merupakan kota berbasis jasa.

Harapannya melalui program tersebut jadi peluang inovasi perekonomian berbeda.

"Kita harus menggali potensi lain untuk mengembangkan wisata," Kata Hari Widodo.

Hari menerangkan, sejauh ini pengerjaan sudah sampai tahap perbaikan gate transportasi perahu.

Karena BI Sumsel turut berpartisipasi sarana dan prasarana menuju lokasi Kampung Air Pulo Kemaro tersebut.

Bantuan CSR (Corporate Social Responsibility) yang diberikan termasuk penataan kapal kecil atau ketek sebanyak 30 unit dan pengadaan speedboat kisaran 10-15 unit.

Nantinya, perbaikan lebih fokus terhadap kondisi fisik untuk menunjang pariwisata.

"Kita konsisten menerapkan pembangunan 3A. Yakni, akses kampung air, amenity (kenyamanan) infrastructure pendukung dengan bangun dermaga comunity center dan atraksi kegiatan," jelasnya.

Selain pengembangan wisata, tujuan Kampung Air Pulo Kemaro diangkat karena kehidupan sungai di Palembang aktif.

Tinggal bagaimana stakeholder memperbaiki aspek fisik yang kemudian lanjut persiapan capacity building masyarakat sebagai pelaku wisata.

"Paling penting adalah SDMnya, ada sisi sosial bekerja dengan komunitas dalam aspek lingkungan hidup. Seperti pengelolaan sampah instalasi penduduk. Membentuk comunity development," ungkapnya.

Menurutnya, di sekitar daratan pinggiran sungai kawasan Kampung Air Pulo Kemaro, memiliki sekitar 150 Kepala Keluarga (KK) yang tinggal di sana.

"Rencanya mereka akan diberdayakan untuk membantu income daerah melalui penataan budidaya ikan hias. Jadi ke pulo kemaro tidak saja ke Pagoda. Karena di sana luas," katanya.

Pulo Kemaro.
Pulo Kemaro. (Istimewa)

Sementara itu Kepala Dinas Pariwisata Palembang Isnaini Madani menambahkan, penataan kampung air sudah dilakukan dengan program CSR tapi selama ini tidak komperehensif. Sehingga, kali ini BI bakal all out.

Ikuti kami di
KOMENTAR
447 articles 182 0

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.


Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved