Tips Penggunaan Masker dari Dokter Kulit, Agar Terhindar dari Iritasi Kulit

Menurut dokter kulit di Palembang, dr. Indah Permata Sari, Sp.KK hal pertama yang perlu diperhatikan yakni lihat jenis masker yang dipakai.

Istimewa
Ilustrasi memakai masker. 

TRIBUNSUMSELWIKI.COM - Adanya pandemi Covid-19, maka mengharuskan masyarakat menggunakan masker. Namun tidak semua masyarakat betah menggunakan masker, dengan berbagai sebab seperti iritasi kulit dan lain-lain.

Nah bagaimana cara agar memakai masker, namun tetap aman dan nyaman? Berikut Tribun Sumsel Wiki sajikan tips dari dokter kulit.

Menurut dokter kulit di Palembang, dr. Indah Permata Sari, Sp.KK hal pertama yang perlu diperhatikan yakni lihat jenis masker yang dipakai. Apakah membahayakan kulit atau tidak.

"Masker medis ataupun non medis dapat menimbulkan permasalahan kulit mulai dari flek, jerawat atau beruntus, dan lain-lain bila tidak cocok kena kulit seseorang," kata dr. Indah beberala waktu lalu.

dr. Indah Permata Sari, Sp.KK
dr. Indah Permata Sari, Sp.KK (Istimewa)

Menurutnya, pemakaian masker sebenarnya aman-aman saja, tidak ada dampak jangka panjang yang membahayakan. Tapi memang sebagian orang terjadi iritasi pada area wajah yang tertutup masker.

Contohnya, seperti pemakaian masker medis sebenarnya ada jangka waktu untuk tidak lagi dipakai serta tidak boleh digunakan dengan lebih dari satu kali. Karena bisa saja bakteri dari keringat menempel kemudian membuat kulit menjadi terinfenksi.

"Nah kalau Anda bukan Nakes, maka disarankan tidak menggunakan masker N95. Karena itu biasanya bisa menyebabkan iritasi kulit," bebernya.

dr. Indah menyampaikan, bila seseorang masih bandel dan tidak mengikuti anjuran penggunaan masker yang baik bisa saja berakibat pada iritasi kulit.

"Penyakit kulit yang kerap terjadi yakni gejala dermatitis atau kondisi peradangan pada kulit dan menyebabkan ruam serta gatal sehingga kulit membengkak ataupun memerah," katanya.

Kalau kulit sensitif atau berminyak, biasanya yang terkena gejala dermatitis berakibat permukaan kulit melepuh, mengeluarkan cairan, mengembangkan kerak, bahkan mengelupas dan membuat wajah terasa perih.

"Tapi biasanya secara umum hanya muncul jerawat," kata Dokter yang membuka praktek di Apotik Adhitia Jalan Radial kota Palembang.

Ia pun memberikan tips, pakaila masker yang nyaman berbahan katun bagi masker non medis.

Hal ini supaya memudahkan sirkulasi udara dan jangan pernah memaksakan pakai masker dengan bahan yang tidak menyerap keringat apalagi hanya karena fashion.

Ketika pakai masker hindari area terlalu panas yang menimbulkan keringat dan masker menjadi lembab. Agar tidak kontaminasi sebaiknya ganti masker setiap 3- 4 jam.

Setelah itu, jangan lupa masker yang telah dipakai dicuci dengan deterjen dan air mengalir bila masker yang digunakan berbahan kain.

Lalu bagi yang sering beraktivitas di luar jam 10 pagi sampai 3 sore, pakai sunblock. Minimal penggunaan SPF 30 dan diulang setiap 3 jam.

"Namun kalau terlanjur memiliki masalah iritasi, langsung konsultasi dengan dokter spesialis kulit," pesannya

Baca Juga :

Buat Masker Semenarik Mungkin Agar Anak Suka Memakainya

UMKM di Palembang Buat Masker Pengantin

Ikuti kami di
KOMENTAR
432 articles 182 0

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.


Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved