Mulai 1 Agustus 2020 Akan Ada Pemutihan Pajak Kendaraan di Sumsel

Pemutihan pajak kendaraan mulai 1 Agustus hingga 31 Agustus 2020, lalu pada 1 Sepetember 2020 akan dievaluasi

Penulis: Linda Trisnawati
Editor: Ami Heppy
Dokumen Tribun Sumsel
ILUSTRASI bayar pajak - Kondisi masyarakat yang membayar pajak kendaraan di Samsat Palembang 1 di Jalan Kapten A Rivai saat Pandemi Covid19. 

TRIBUNSUMSELWIKI.COM - Dalam rangka membantu beban perekonomian masyarakat terutama yang terkena dampak dari pandemi Covid-19, maka pemerintah akan melakukan pemberian penghapusan sanksi adminitrasi berupa denda dan bunga Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Pembebasan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (PBBNKB).

"Berita baik untuk masyarakat Sumatera Selatan (Sumsel), bahwa dalam situasi ini sekaligus menghadapi 17 Agustus, di hari Kemerdekaan RI kita berikan pemutihan denda pajak mulai 1 Agustus 2020," kata Herman Deru, Kamis (23/7/2020).

Lebih lanjut ia mengatakan, pemutihan ini akan dievaluasi setiap bulannya.

Jadi pemutihan ini mulai 1 Agustus hingga 31 Agustus 2020.

Lalu pada 1 Sepetember 2020 akan dievaluasi, jika memang nantinya diperlukan diperpanjang ya akan diperpanjang.

Gubernur Sumsel Herman Deru.
Gubernur Sumsel Herman Deru. (Dokumen Humas Pemprov Sumsel)

"Perbulan akan kita evaluasi, hal ini untuk memberikan keringanan bagi yang sempat ekonomi nya kemaren terganggu, sehingga tidak bisa bayar pajak maka bisa diputihkan mulai 1 Agustus," ungkapnya.

Menurut Deru, pemutihan ini berlaku untuk umum jadi siapapun boleh ikut pemutihan pajak, yang kendaraannya terlambat bayar pajak karena Covid-19 atau kelalaian, kelupaan tetap diberikan pengampunan denda pajak.

"Pemutihan pajak ini tidak ada batasnya, mau satu tahun, dua tahun atau tiga tahun tetap kita berikan keringanan denda pajak atau pemutih," cetusnya.

Sesuai Pasal 107 ayat (3) UU nomor 28 tahun 2009 tentang pajak daerah dan retribusi daerah dan pasal 73 Peraturan Daerah Nomor 3 tahun 2011 tentang Pajak Daerah, bahwa Gubernur dapat memberikan keringanan, pengurangan, pembebasan, dan penghapusan pajak diatur lebih lanjut dengan Peraturan Gubernur.

Sementara itu, Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sumsel Neng Muhaibah menambahkan, penghapusan biaya bunga dan denda diberikan bagi kendaraan bermotor yang menunggak pembayaran pajaknya.

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sumsel Neng Muhaibah.
Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sumsel Neng Muhaibah. (Istimewa)

"Tidak ada batasan tahunnya, siapapun yang sudah lama tidak membayar pajar akan diakomodir pada pemutihan kali ini. Selain itu juga pemutihan ini berlaku juga untuk Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBN-KB)," katanya.

Lebih lanjut ia menjelaskan, untuk BBN-KB itu semua kendaraan yang masih nama orang pertama akan dibalik namakan ke orang kedua.

Balik nama ini tidak dikena biaya.

"Jadi masyarakat yang kendaraanya sudah mati pajak, contohnya lima tahun mereka tidak akan dikenakan biaya denda. Hanya biaya pokok pajak saja yang nanti dibayarkan," jelasnya.

Menurut Neng, pembayaran pemutihan hanya berlaku Khusus di Samsat UPTB di seluruh wilayah Sumsel, bukan di samsat keliling.

Untuk syarat pun tidak berbeda dengan pembayaran PKB biasa, masyarakat dapat membawa KTP, bukti pembayaran pajak sebelumnya dan STNK.

Sedangkan untuk balik nama cukup, cek fisik dan KTP yang bersangkutan.

Neng menambahkan, untuk realisasi PKB hingga Juni 2020 pihaknya mencatat sudah tercapai Rp 460,85 miliar atau sekitar 45,78 persen dari target PKB tahun ini sebesar Rp 985,15 miliar.

Realisasi tersebut disokong dari sektor PKB R2 dan R4 sebesar Rp 457,96 miliar, PKB alat berat sebesar Rp 2,82 miliar dan PKB atas air sebesar Rp 62,65 juta.

 Baca Juga :

Peluang Bisnis Budidaya Sayuran dengan Teknik Microgreen

Terkenal sebagai Daerah Penghasil Kerajinan Emas, Kini Tanjung Batu Kembangkan Kerajinan Perak

Ikuti kami di
KOMENTAR
405 articles 182 0

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.


Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved