Catat, Berikut Ini Tips Memilih Hewan Kurban yang Baik

Tips yang pertama harus sesuai syariat, pastikan umur sudah masuk 2 tahun lebih untuk sapi dan 1 tahun lebih untuk kambing.

Penulis: Linda Trisnawati
Editor: Ami Heppy
Tribunsumselwiki/Linda
Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Palembang Periksa Hewan Kurban. 

TRIBUNSUMSELWIKI.COM - Jelang hari Raya Idul Adha banyak peternak menjual hewan kurban seperti sapi dan kambing.

Namun bagaimana cara memilih hewan kurban yang baik dan benar?

Berikut Tribun Sumsel Wiki sajikan tips membeli hewan kurban dari Pejabat Otoritas Veteriner Kota Palembang sekaligus dokter hewan, DR. Drh. Jafrizal, MM.

"Tips yang pertama harus sesuai syariat, pastikan umur sudah masuk 2 tahun lebih untuk sapi dan 1 tahun lebih untuk kambing," kata Jafrizal yang juga Ketua Perhimpunan Dokter Hewan Sumsel, Jumat (24/7/2020).

Lebih lanjut ia mengatakan, cara melihat atau memastikan umur sapi dan kambing ini bisa dilihat dari sepasang gigi seri sudah berganti.

Lalu hewan yang akan dikurbankan ini juga harus sehat dan tidak cacat, yang dibuktikan dengan surat kesehatan hewan.

DR. Drh. Jafrizal, MM .
DR. Drh. Jafrizal, MM . (Istimewa)

Kemudian pastikan kepemilikan dari hewan tersebut, jangan sampai hewan yang akan dikurbankan ini dibeli dari hasil curian. Maka belilah ditempat yang telah direkomendasikan oleh Pemerintah atau Dinas Peternakan setempat.

"Untuk di Kota Palembang bisa dilihat atau diakses di www.pertanian.palembang.go.id, di website tersebut bisa dilihat penjual kambing, sapi, bahkan ada juga kucing," jelasnya.

Sementara itu jelang Idul Adha, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Palembang memeriksa hewan kurban.

Salah satu tempat penjualan hewan kurban yang diperiksa yaitu yang ada di kawasan Jalan Soekarno Hatta.

Menurut Jafrizal yang juga sebagai Kepala Seksi Kesehatan Hewan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Palembang mengatakan, dari hewan kurban yang telah diperiksa tidak ditemukan hewan yang berpenyakit berbahaya.

"Namun, ada hal yang jadi perhatian terkait penyakit zoonosis. Penyakit yang perlu diwaspadai yakni cacing pita karena tidak kelihatan saat hewan masih hidup," katanya

Namun menurutnya, bisa dideteksi atau kelihatan saat pelaksanaan hewan kurban yaitu ketika hewan sudah disembelih.

Baca Juga :

Begini Cara Membuat Hand Sanitizer Sendiri

Selain itu juga dicek dari kondisi fisik hewan yang sesuai syariat seperti tidak pincang dan tidak buta.

"Kami memastikan jangan sampai ada penyakit antraks karena bisa menular ke manusia. Di Gorontalo dan Jawa sudah ada tapi tidak ada kasus sampai saat ini di Palembang," kata Jafrizal.

Ia pun berpesan, jika nantinya pada hewan kurban terdapat cacing helmentiasis atau fasciola (cacing hati) maka bagian hati dibuang dan jangan dikonsumsi.

Ciri-ciri hewan yang mengidap cacingan bisa juga dilihat dari penampakan fisiknya, misal kelihatan cacingan dari mata.

Tapi sampai saat ini belum ditemukan yang seperti itu.

Baca Juga :

Jelang Idul Adha, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Palembang Periksa Hewan Kurban

Peluang Bisnis Budidaya Sayuran dengan Teknik Microgreen

Ikuti kami di
KOMENTAR
404 articles 182 0

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.


Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved