Tips Mengolah Bahan Baku Makanan Beku

Mengolah bahan baku makanan beku juga bermacam-macam seperti bahan baku makan tersebut adalah RTC (Ready to cook), RTH (Ready to heat) dan RTE.

Penulis: Linda Trisnawati
Editor: Ami Heppy
Tribunsumselwiki/Linda
Ilustrasi frozen food. 

TRIBUNSUMSELWIKI.COM - Dimasa pandemi Covid-19 ini aktivitas sehari-hari kita terbatas.

Tak terkecuali akitivitas berbelanja kebutuhan sehari-hari.

Sebab penyebaran Covid-19 ini sudah merambah ke berbagai tempat baik pasar tradisional maupun ritel modern.

"Untuk itu kita harus memiliki strategi dari biasanya dengan membeli makanan beku atau frozen food demi memudahkan kita dalam mensupply makanan untuk keluarga," kata Dosen Seni Kuliner Politeknik Pariwisata Palembang Dony Riyadi,MM.Par, Senin (29/6/2020).

Lebih lanjut ia mengatakan, frozen food memang sudah mulai dilirik dan diminati oleh sebagian masyarakat di kota-kota besar seperti Jakarta, Bandung, Batam, Palembang dan lain-lain.

"Hal ini dikarenakan frozen food sangat mudah diolah, tidak membutuhkan keahlian khusus, penambahan bahan atau bahkan prosesnya sangat cepat," ungkapnya.

Namun ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam memilih, menyimpan dan mengolah frozen food.

Sebab mengolah bahan baku makanan beku juga bermacam-macam seperti bahan baku makan tersebut adalah RTC (Ready to cook), RTH (Ready to heat) dan RTE (Ready to eat).

Sebelum diolah RTC dan RTH, bahan baku makanan beku frozen food harus dipilih yang berkualitas yaitu :

• Melihat kemasan tidak rusak atau robek, lembab atau berubah bentuk karena tekanan dari luar (penumpukan).

• Kadaluarsa 'Expiry Date' lebih baik yang masa kadaluarsanya lebih dari 3 Bulan.

• Melihat temperatur, apabila terjadi gumpanan air didalam kemasan berarti produk tersebut pernah mengalami temperaturnya naik atau tidak dalam suhu beku dalam jangka waktu lama.

• Lebih baik memilih bahan baku frozen food yang memiliki Sertifikasi BPPOM dan Halal

• Menghindari keracunan makanan atau alergi, dengan mempelajari komposisi bahan 'frozen food' mengandung susu, seafood atau kacang-kacangan dan bahan lain yang menimbulkan alergi.

Setelah dipastikan bahwa bahan baku makanan beku tersebut sudah dipastikan aman, maka yang perlu diperhatikan dalam penyimpanannya adalah pastikan dalam suhu beku dibawah minus empat derajat Celcius.

Ilustrasi frozen food.
Ilustrasi frozen food. (Dokumen Tribun Sumsel)

Berikut adalah tips dalam pengolahan bahan makanan beku, bahan baku makanan RTH yang dimaksud adalah seperti Nugget, Tempura, Risoles, Kebab gulung, dan lain-lain yang membutuhkan proses pematangan lebih lanjut yaitu :

• Memastikan temperatur dalam suhu ruangan dengan proses thawing, yaitu menurunkan suhu menjadi suhu ruangan satu hari sebelumnya disimpan di 'Thawing room', coba lihat Kembali di kulkas rumah ada Ruang plastic dibawah freezer itu adalah thawing room.

• Mengambil secukupnya saja untuk diolah, tidak harus satu paket, karena jikalau satu paket dan sisa kemudian dikembalikan ke freezer maka bahan baku tersebut sudah terkontaminasi atau bahkan berubah bentuk dan rasa karena suhunya sudah mulai naik.

• Setelah diambil sebagian, pastikan kemasan tertutup rapat kembali untuk menghindari kering atau 'dried' yang menyebabkan masuknya air ke dalam makanan beku tersebut dan akan menyebabkan rusak.

Sebaiknyaya setelah dibuka kemasan, sisanya ditempat pada wadah yang baru, kering dan mempunyai tutup yang rapat.

• Makanan frozen harus sangat hati-hati apabila pengolahan lebih lanjut dengan digoreng namun proses thawing belum sempurna maka akan terjadi percikan minyak panas karena kandungan air yang terdapat dalam frozen food tersebut yang akan mengenai kulit kita, atau bahkan menyebabkan meledak apabila digoreng dalam jumlah yang banyak.

Ikuti kami di
KOMENTAR
386 articles 182 0

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.


Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved