Rapat, Aplikasi Silaturahim Online Buatan Anak-anak Muda Palembang

Sekumpulan anak muda di Palembang membuat aplikasi khusus karya lokal dengan nama Rapat.

Penulis: Linda Trisnawati
Editor: Ami Heppy
Tribunsumselwiki/Linda
Tommy Maulana (kiri) Tim Pembuatan Aplikasi Rapat. 

TRIBUNSUMSELWIKI.COM - Di masa pandemi Covid-19 ini banyak orang melakukan silaturahmi hingga rapat melalui virtual.

Membaca peluang tersebut maka sekumpulan anak muda di Palembang membuat aplikasi khusus karya lokal dengan nama Rapat.

"Awal mulanya karena melihat kondisi Covid-19 yang terjadi di seluruh dunia. Dan kita melihat bahwa ada peluang soal aplikasi virtual ini," kata Tommy Maulana Tim Pembuatan Aplikasi Rapat, Kamis (25/6/2020).

Lebih lanjut ia mengatakan, melihat aplikasi sejenis pertemuan ini masih sedikit yang produk lokal Indonesia, apalagi kalau produk 'wong Palembang' maka muncul semangat untuk membuat aplikasi Rapat ini.

"Lalu saya bersama teman-teman di Andalas Global Teknologi menginisiasi untuk membuat aplikasi sejenis tentang pertemuan secara virtual ini dengan nama Rapat. Aplikasi Rapat ini bisa di download di Playstore dengan nama Rapat," kata Tommy Warga Kenten.

Aplikasi Rapat buatan warga Sumsel.
Aplikasi Rapat buatan warga Sumsel. (Tribunsumselwiki/Linda)

Ia pun menjelaskan, salah satu kelebihannya yaitu fiture yang ada seperti tidak untuk menggunakannya tidak perlu login.

Jadi tanpa login pun pengguna Rapat bisa menggunakan aplikasi rapat ini.

"Jadi kalau yang takut nanti datanya bocor atau apalah, tak perlu khawatir karena tanpa login bisa memakai aplikasi ini. Cuma kalau yang mau daftar juga bisa," ungkapnya.

Lalu aplikasi Rapat ini bisa digunakan bersama-sama sampai 70 peserta, secara gratis dan bisa digunakan berjam-jam.

Kalau aplikasi sejenis lainnya itu kisaran 40 menit keluar dulu dan masuk lagi. Kalau ini gratis dari awal sampai akhir.

"Selain itu salah satu kelebihan dari Rapat ini bisa di putar ulang dari histori. Biasanya bertahan sampai tujuh hari dan kemudian akan terhapus otomatis," bebernya.

Tommy menambahkan, bahwa inisiasi membuat aplikasi virtual ini sejak akhir September.

Namun sempat vakum, lalu dengan adanya pandemi ini ia mengaku kembali terfikir untuk melanjutkannya.

Jadi mulai awal Maret 2020 dilanjutkan lagi sampai selesai dan akhirnya launching di 9 Juni 2020.

"Memang baru beberapa pekan. Untuk penggunanya sendiri uda ratusan. Sudah pernah digunakan beberapa instansi di Sumsel, ada juga beberapa kampus di Palembang dan Jambi serta Kadin Indonesia pernah juga pakai," kata Alumni UNSRI ini.

Tommy pun mengatakan, kalau untuk targetnya sendiri semua kalangan dari mulai anak muda hingga dewasa.

Karena untuk penamaan Rapat sendiri sebenarnya untuk mempermudah silaturahmi dan komunikasi saat pandemi Covid-19.

"Jadi dengan Rapat ini bisa tetap berkomunikasi dengan teman, rekan kerja dan lain-lain tanpa harus tatap muka langsung. Rapat ini nggak melulu tentang meeting aja melainkan juga bisa untuk silaturahmi," cetusnya.

Tommy pun berpesan, bahwa secara umum untuk membuat aplikasi harus faham programming cuma yang paling penting itu kesolitan tim.

Sebab kalau bisa programming tapi timnya nggak solit juga percuma. Lalu kerja keras dan semangat.

"Harapannya aplikasi Rapat ini bisa dipakai teman-teman yang lain. Selain itu harapannya bisa mendapatkan market share satu persen dari aplikasi sejenis," tutupnya.

 Baca Juga :

UMKM di Palembang Buat Masker Pengantin

Lagu Pesona Palembang

Ikuti kami di
KOMENTAR
379 articles 182 0

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.


Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved