Kenali Penyebab Bau Mulut dan Bagaimana Mengatasinya

Bau mulut atau dalam istilah medis disebut dengan halitosis merupakan bau meyengat yang berasal dari rongga mulut.

Penulis: Linda Trisnawati
Editor: Ami Heppy
Istimewa
Dokter Gigi Muda Catherine Swasti Ambarini, S.KG. 

TRIBUNSUMSELWIKI.COM - Bau mulut mungkin terdengar sepele, namun siapa sangka bau mulut dapat menimbulkan masalah bagi lawan bicara atau bahkan orang terdekat.

Namun terkadang orang tidak menyadari jika memiliki bau mulut.

Dokter gigi muda Catherine Swasti Ambarini, S.KG mengatakan, bau mulut atau dalam istilah medis disebut dengan halitosis merupakan bau meyengat yang berasal dari rongga mulut.

"Obat kumur mungkin bisa mengurangi bau mulut, tetapi jika faktor penyebab bau mulut itu sendiri tidak ditanggulangi, maka akan percuma saja fungsi obat kumur tersebut," kata Catherine, Rabu (24/6/2020).

Menurut dokter gigi muda ini, terdapat beberapa faktor penyebab bau mulut, diantaranya makanan yang beraroma menyengat seperti bawang, durian, jengkol, petai, dan lain-lain.

Lalu tingkat kebersihan rongga mulut (oral hygiene) yang buruk, kebiasaan buruk seperti merokok dan mengonsumsi alkohol.

Selain itu, gangguan kesehatan tubuh tertentu yang dapat menimbulkan bau mulut seperti diabetes mellitus, gangguan pencernaan, penyakit ginjal, radang tenggorokan, dan pneumonia.

"Dalam rongga mulut kita terdapat bakteri-bakteri atau disebut juga flora normal rongga mulut," katanya.

Lebih lanjut ia mengatakan, jika kebersihan rongga mulut buruk, maka bakteri-bakteri yang ada di dalam rongga mulut akan mengubah sisa-sisa makanan menjadi asam.

Sebab bakteri mudah berkembang dalam suasana lingkungan rongga mulut yang asam.

Dalam suasana asam, derajat keasaman (PH) dan self cleansing air liur menurun, sehingga jumlah bakteri dalam rongga mulut meningkat dan menimbulkan berbagai masalah dalam rongga mulut seperti gigi berlubang, penumpukan karang gigi, gusi berdarah, yang pada akhirnya menyebabkan bau mulut.

Pada orang yang mengalami gangguan kesehatan, sistem kekebalan tubuhnya menurun, sehingga memudahkan kuman dan bakteri untuk berkembang biak dalam tubuh, salah satunya di dalam rongga mulut.

Itulah sebabnya orang yang menderita penyakit tertentu seperti diabetes mellitus, ginjal, gangguan pencernaan mengalami masalah bau mulut.

Oleh karena itu, untuk pasien dengan penyakit tersebut sebelum ke dokter gigi, dapat berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter spesialis penyakit dalam, supaya bau mulut dapat ditanggulangi.

"Untuk mengatasi masalah bau mulut, tentunya kita harus ketahui terlebih dahulu faktor apakah yang dapat menimbulkan bau mulut. Setelah faktor penyebab bau mulut tersebut diketahui, masalah bau mulut bisa segera diatasi," cetusnya.

Menurutnya, ketika mengonsumsi makanan ataupun minuman yang berbau menyengat sebaiknya segera membersihkan rongga mulut kita untuk tetap menjaga kebersihan gigi dan mulut, serta kesegaran napas.

Jika memiliki kebiasaan buruk seperti merokok atau memgonsumsi alkohol, sebaiknya hentikan kebiasaan buruk tersebut.

Ketika bau mulut ditimbulkan akibat gigi berlubang ataupun karang gigi, sebaiknya segera bersihkan karang gigi.

Lalu menambal gigi yang berlubang tersebut ke dokter gigi.

Setelah itu jangan lupa rajin menyikat gigi secara teratur 2 kali sehari, pagi sesudah makan dan malam sebelum tidur.

Ikuti kami di
KOMENTAR
376 articles 182 0

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.


Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved