Jangan Asal, Begini Cara Menyimpan Bahan Makanan yang Baik dan Benar

Untuk menyimpan bahan baku makanan (food storage) dibutuhkan manajerial yang baik, agar bahan baku makanan tersebut dapat mempunyai umur lama.

Penulis: Linda Trisnawati
Editor: Ami Heppy
Dokumen Tribun Sumsel
Ilustrasi 

TRIBUNSUMSELWIKI.COM - Ternyata untuk menyimpan bahan baku makanan (food storage) dibutuhkan manajerial yang baik, agar bahan baku makanan tersebut dapat mempunyai umur yang lebih lama dan kualitas tetap terjaga.

Dosen Seni Kuliner Politeknik Pariwisata Palembang Dony Riyadi, MM.Par mengatakan, system managerial digunakan untuk penyimpanan bahan baku makanan.

Artinya direncanakan, ditata hingga dibersihkan secara berkala tempat penyimpanan bahan baku makanannya.

"Bahan baku makanan terbagi atas tiga jenis dari karakteristik dari bahan baku tersebut yaitu perishable, semiperishable dan groceries," kata Dony Riyadi, Jumat (19/6/2020).

Dosen Seni Kuliner Politeknik Pariwisata Palembang Dony Riyadi, MM.Par
Dosen Seni Kuliner Politeknik Pariwisata Palembang Dony Riyadi, MM.Par (Istimewa)

Lebih lanjut ia menjelaskan tiga karakteristik tersebut :

Perishable

Perishable adalah bahan baku makanan yang sangat sensitive terhadap temperatur.

Temperatur yang digunakan harus dalam keadaan beku atau dibawah -4 sampai -18 derajat Celcius dengan tempat dinamakan freezer.

Maka agar bentuk, warna dan kualitas tetap terjaga, penyimpanan bahan baku tersebut harus benar-benar dibawah titik beku

Makan-makanya seperti ice cream, butter, cream, daging sapi, ayam, ikan, seafood dan lain-lain.

Semiperishable

Semiperishable dalah bahan baku makanan yang juga mudah rusak, namun penyimpanannya disuhu yang lebih tinggi dari persihable yaitu 4 – 10 derajat Celcius.

Penyimpanan ini dinamakan cooler/coolcast, penyimpanan dengan suhu tersebut untuk menghindari chilling injuries atau kerusakan bahan makanan apabila dibawah 4 derajat.

Contohnya seperti sayuran dan buah-buahan, tidak dapat disimpan disuhu yang lebih rendah lagi.

Groceries

Groceries adalah bahan baku makanan yang tidak mudah rusak atau tahan lama dengan suhu penyimpanan 15-20 derajat Celcius.

Bahan baku ini seperti makanan kemasan kaleng, kotak dan lain-lain.

Ilustrasi (Shutterstock)
Ilustrasi (Shutterstock) (Istimewa)

Lalu ada beberapa hal- hal yang harus diperhatikan dalam penyimpanan buah dan sayur

Sebelum disimpan buah dan sayur dicuci bersih dengan air mengalir, menghindari dari kotoran yang terbawa dari pasar.

Apabila masih ada akar atau daun sebaiknya di buang terlebih dahulu.

Ikuti kami di
KOMENTAR
373 articles 182 0

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.


Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved