Lagu Pesona Palembang

Lagu Pesona Palembang menceritakan tentang keindahan Kota Palembang sebagai kota tua, kota bersejarah dan sarat dengan budaya.

Penulis: Linda Trisnawati
Editor: Ami Heppy
Istimewa
Indah Kumari Hakky. 

TRIBUNSUMSELWIKI.COM - Lagu Pesona Palembang menceritakan tentang keindahan Kota Palembang sebagai kota tua, kota bersejarah dan sarat dengan budaya.

Biodata Pencipta Lagu

Mirza Indah Dewi SPd yang lebih dikenal dengan sapaan Indah Kumari Hakky merupakan penari sekaligus pencipta lagu Pesona Palembang.

Indah Kumari Hakky lahir di Palembang, 11 Maret 1977.

Indah, bekerja sebagai Staf Ekraf Dinas Pariwisata Kota Palembang.

Sejarah Singkat

Lagu Pesona Palembang sudah lama diciptakan, sejak tahun 2008.

Lagu Pesona Palembang diciptakan pada saat lomba tari Melayu Nusantara tingkat ASEAN yang diadakan di Kota Palembang.

Pada saat itu, lagu Pesona Palembang ini untuk iringan musik tari dengan judul Pesona Kipas Palembang.

Tapi saat itu belum ada syairnya.

Untuk itu, Indah dibantu arrasement Imansyah Ali Ujang bersama tim Musik Live Sanggar Anna Kumari meneruskan lagu ini.

Selanjutnya akhir tahun 2017 semasa Indah bertugas di Dinas Kebudayaan dan Pariwisata sering ada tugas menyiapkan tari sambut di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II.

Lalu ia terinspirasi untuk membuat dan menggarap lagu ini lagi menjadi lebih sempurna dan menggunakan syair.

Selama membuat lagu ini dibantu penyanyi Sovian dan M Ipul untuk praktik langsung.

Sehingga lagunya semakin sempurna.

Makna dari Cerita Lagu Pesona Palembang

Lagu Pesona Palembang menceritakan tentang keindahan Kota Palembang sebagai kota tua, kota bersejarah dan sarat dengan budaya.

Lalu Pesona Palembang juga tentang ajakan untuk masyarakat agar selalu mencintai kota kelahiran nya dan juga sebagai promosi pariwisata.

Baca Juga :

Indah Kumari, Pencipta Lagu Pesona Palembang Ajak Warga Palembang Menari Saat di #RumahAja

Cerita Judul Lagu Pesona Palembang

Ide lagu Pesona Palembang ini karena ingin membuat lagu yang bernuansa ucapan selamat datang di Kota Palembang.

Jadi bisa untuk promosi budaya dan pariwisata.

Selain itu juga terinspirasi dari keindahan Kota Palembang yang penuh ragam budaya sejarah dan penuh pesona.

Itu lah kenapa lagu ini diberi Judul Pesona Palembang

Lama Pembuatan Lagu

Proses membuat lagu Pesona Palembang ini sekitar 6 bulan.

Dari mulai ada ide, penulisan lagu proses arrasement, dan ada sempat vakum kemudian dilanjutkan. Proses recording take vocal dan selesai.

Dalam penggarapan lagu ini juga dibantu tim pemusik dari Dosen Sendratasik Universitas PGRI Rio Eka Putra. MSn dan para dosen serta mahasiswa nya yang tergabung dalam group tim Etnica Ansamble jelang Asian Games.

Lirik Lagu Pesona Palembang

Ciptaan Indah Kumari Hakky ,S.Pd
Arrasement Rio Eka Putra M.Sn

Selamat datang di kota Palembang, Kota tua berbudayo

Selamat datang di kota Palembang, kota sejarah kota wisata

Sungguh Indah oh Kota ku Palembang ,
Elok permai Sungai Musi mempesona 2 x

Betenun Songket Hai Gades Palembang, Motif Lepus, Pulir, serta Bintang, Kenanga Limar dan Nago Besaung. Cindo dipake bebaju kurung.

Payu bekunjung ke Kota Palembang. Mengenal cagar budayo bersejarah. Payu bekunjung ke Kota Palembang Masjid Agung, Oh Ampera Mempesona...

Reff.
Oh ... Pesona mu Oh Palembang... Bagaikan Puisi Cinto...memgetarkan Insan Dunia. 2 x

Hai payu bergembira, bersuka ria di kota Palembang... Hilangkan rasa sendu payu besamo.. berdendang ria...

Mametik mawar berhati-hati jangan sampai tanganmu tertusuk duri. Sekian sudah persembahan kami... Semoga Kita pacak ketemu lagi...Yasalam....Yasalam....Ya salam.

Info :
Judul Lagu : Pesona Palembang
Ciptaan : Indah Kumari Hakky ,S.Pd
Arrasement : Rio Eka Putra M.Sn

Sumber : Mirza Indah Dewi S.Pd atau yang dikenal Indah Kumari Hakky.

Baca Juga :

Demi Melestarikan Sastra Tutur, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sumsel Adakan Pagelaran Seni

Tokoh Budaya dan Seni Di Sumsel Sampaikan Pesan Damai Lewat Lagu

Ikuti kami di
KOMENTAR
369 articles 182 0

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.


Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved