Gubernur Sumsel Herman Deru Lebaran Virtual Bersama Forkopimda, Bupati dan Walikota se-Sumsel

Gubernur Sumsel Herman Deru melakukan Lebaran Virtual bersama Forkopimda, Kepala Daerah Kabupaten/Kota di Sumsel dan pejabat terkait lainnya.

Tribunsumselwiki/Linda
Gubernur Sumsel Herman Deru Lebaran Virtual bersama Forkopimda dan Bupati/Walikota se-Sumsel, Minggu (24/5/2020). 

TRIBUNSUMSELWIKI.COM - Gubernur Sumsel Herman Deru melakukan Lebaran Virtual bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Kepala Daerah Kabupaten/Kota di Sumsel dan pejabat terkait lainnya, Minggu (24/5/2020).

"Sebelumnya saya sampaikan Minal Aidin Wal Faizin mohon maaf lahir dan batin," kata Gubernur Sumsel Herman Deru saat menyapa Forkopimda, Kepala Daerah Kabupaten/Kota di Sumsel dan pejabat terkait lainnya melalui Lebaran Virtual, Minggu (24/5/2020).

Lebih lanjut ia mengatakan, bahwa hari ini 1 Sayawal 1441 Hijriah, kejadian yang sangat istimewa dan berbeda dari tahun-tahun sebelumnya.

"Kalau sebelumnya kita open house menjamu masyarakat, dan teman-teman sejawat. Tapi hari ini kita mengadakan silaturahmi dengan virtual," kata Herman Deru.

Meskipun begitu menurut Deru, ambil hikmahnya dalam pelaksanaan ini. Dikesempatan ini membuktikan bahwa meskipun jarak tidak berdekatan secara fisik tapi hati tetap terjaga, habluminanas kita jaga habluminallah kita tegakan.

Gubernur Sumsel Herman Deru Lebaran Virtual bersama Forkopimda dan Bupati/Walikota se-Sumsel, Minggu (24/5/2020).
Gubernur Sumsel Herman Deru Lebaran Virtual bersama Forkopimda dan Bupati/Walikota se-Sumsel, Minggu (24/5/2020). (Tribunsumselwiki/Linda)

"Setelah takbir dan saya tadi memimpin takbir di keluarga dan dilakukan di rumah. Saya ucapkan juga terimaksih kepada masyarakat Sumsel untuk menyelenggarakan salat id dirumah masing-masing. Itu salah satu wujud bahwa kita saling menjaga, melindungi diri sendiri, keluarga dan teman-teman," ungkapnya.

Deru mengatakan, kepada masyarakat Sumsel lebaran ini menunya tidak berbeda seperti tahun-tahun sebelumnya masih ada ketupat, opor, rendang.

"Cuma saling sapanya melalui daring, kita nikmati sebagai wujud diri kita dalam menyikapi Covid-19 ini dan mudah-mudahan kita bisa terlepas dari wabah ini," katanya.

Menurutnya, kedepan masyarakat Sumsel sudah siap menjadikan Sumsel lebih sehat dengan hidup gaya baru tapi tetap waspada.

Sementara itu ketika ditanya apa menu favorit saat lebaran. "Untuk menu wajib saya itu kalau nggak lontong ya ketupat dan opor ayam," kata Deru.

Lebih lanjut ia menceritakan, dari kecil dalam memorinya itu saat lebaran kalau nggak lontong ya ketupat dan opor ayam. Jadi kalau tidak ada itu tidak lengkap. Itulah menu wajib nya.

Gubernur Sumsel Herman Deru saat di Griya Agung, Minggu (24/5/2020).
Gubernur Sumsel Herman Deru saat di Griya Agung, Minggu (24/5/2020). (Tribunsumselwiki/Linda)

"Kalau dulu waktu sebelum ibu saya wafat ada cita rasa khas yang dibuat ibu. Tapi Alhamdulillah menunya ditinggalkan jadi catatan resepnya masih ada dan dilanjutkan oleh keluarga, sehingga jadi resep turun temurun," ungkapnya.

Sementara itu, meskipun tidak saling berjabat tangan tapi semua bisa bertatap muka, mudah-mudahan hubungan dan silaturahmi tetap terjaga sebagai jalan pembuka solusi bagi apapun yang dihadapi terutama dalam menghadapi wabah Covid-19.

Menurut Deru, dengan memanfaatkan teknologi yang ada, walaupun berjarak fisik tapi tetap dapat menyambung tali silaturahmi.

"Kita membuka layar seluas-luasnya untuk dapat bertegur sapa," ungkapnya.

Baca Juga :

Make Up Flowless Cocok Untuk Lebaran, Cantik Natural

Masjid Al-Mahmudiyah Bagikan Bubur Suro di Bulan Ramadan

Ikuti kami di
KOMENTAR
345 articles 182 0

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.


Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved