Pemkot Palembang Mulai Salurkan Bantuan Paket Sembako ke Warga Terdampak Covid-19, Ini Rinciannya

Sebanyak 49.669 KK di Palembang akan diberikan bantuan paket sembako dari Pemkot Palembang.

Penulis: Linda Trisnawati
Editor: Ami Heppy
Bakohumas Palembang
Sekretaris Daerah Kota Palembang Ratu Dewa meninjau sekaligus mengawal pembagian sembako. 

TRIBUNSUMSELWIKI.COM - Sejak 8 Mei 2020, Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang mulai menyalurkan paket bantuan sembako untuk warga yang terdampak Covid-19.

Lalu bagaimana mekanisme penyaluran paket bantuan sembako dari Pemkot Palembang ke masyarakat?

Kepala Dinas Sosial Palembang Heri Aprian mengatakan, untuk mendapatkaan bantuan, warga harus memiliki kriteria khusus.

Kriterianya meliputi, penerima harus mendata diri dengan KTP/Kartu Keluarga (KK) yang sebelumnya telah terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), namun belum menerima bantuan sosial.

Apabila penerima belum terdaftar dalam DTKS, maka kriteria yang bisa mendapatkan bantuan yakni, memiliki sumber mata pencarian dengan penghasilan di bawah Rp 2 juta per bulan.

Lalu bisa juga karena mengalami PHK, atau pendapatan usaha merosot akibat Covid-19.

Kemudian untuk mekanisme distribusi paket sembako kepada warga, Bulog akan menyerahkan paket sembako kepada Lurah.

Jadwal pendistribusian paket sembako dari Bulog ke Kelurahan.
Jadwal pendistribusian paket sembako dari Bulog ke Kelurahan. (Istimewa)

Penyerahan sembako dari Bulog ke Lurah ini disertai dengan berita acara, serah terima barang.

Sebelumnya sudah di data lewat RT/RW masing-masing yang telah tercatat di Dinas Sosial Palembang.

Kemudian, Lurah menyerahkan paket sembako kepada masing-masing RT, didampingi pihak keamanan Babinkamtibmas dan Babinsa yang wajib melakukan serah terima dengan tanda terima berdasarkan daftar warga penerima paket sembako.

Setelahnya, RT, Babinkamtibmas dan Babinsa membagikan paket sembako kepada masing-masing warga berdasarkan daftar yang ada.

Lalu warga diminta mengecek kembali paket yang diterima, kemudian menandatangani tanda terima barang.

Sekretaris Daerah Kota Palembang Ratu Dewa meninjau sekaligus mengawal pembagian sembako.
Sekretaris Daerah Kota Palembang Ratu Dewa meninjau sekaligus mengawal pembagian sembako. (Bakohumas Palembang)

"Pembagian sembako tersebut berupa bahan pangan senilai Rp 179 ribu," katanya.

Dengan rincian beras premium 10 kg, Rp 104.500, minyak goreng 2 liter Rp 25.000, tepung terigu 1 kg Rp 8.500, gula pasir 2 kg Rp 25.000 dan biaya lain-lain (packing kardus, stiker, pengantaran dan angkutan) Rp16.000.

"Dalam proses penyaluran sembako dari anggaran pengaman jaringan sosial Covid-19 sebesar Rp 200 miliar," bebernya.

Ia pun menjelaskan, distribusi sembako ini terlaksana atas beberapa peraturan hukum terkait penyaluran bantuan sosial.

Terbaru sesuai Keputusan Menteri Sosial No.15/huk/2020 tentang pelaksanaan bantuan sosial sembako dan bantuan sosial tunai dalam penanganan dampak Covid-19.

Serta Keputusan Wali Kota Palembang No.103/kpts/dinsos/2020 tentang kriteria, penduduk penerima bantuan sosial yang terdampak ekonomi efek pandemik Covid-19 di Palembang.

Apabila dalam pelaksanaan pendistribusian paket sembako terdapat margin error atau data penerima sembako berubah karena meninggal, penerima pindah alamat, warga ditemukan mampu atau sudah mendapatkan bantuan sosial sebelumnya.

Maka, camat diminta mengganti penerima bantuan melalui konfirmasi Lurah yang datanya diambil dari usulan data miskin baru oleh Dinas Sosial Palembang sesuai dengan kriteria yang ditentukan.

Sejauh ini total penerima sembako berjumlah 49.669 Kepala Keluarga (KK).

Ikuti kami di
KOMENTAR
336 articles 182 0

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.


Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved