Pengrajin Kayu di Ogan Ilir Buat Gitar dari Kayu Jati dan Tembesu, Bisa Order By Custom

Bahan dasar yang digunakan untuk membuat gitar di antaranya kayu tembesu dan jati. Harganya tak dipatok bisa nego.

Penulis: Linda Trisnawati
Editor: Ami Heppy
Dokumen Tribun Sumsel.
Gitar Ibanez hasil karya pengerajin kayu asal Ogan Ilir. 

TRIBUNSUMSELWIKI.COM - Seorang pengrajin kayu di Desa Sentul, Kecamatan Tanjung Batu, Kabupaten Ogan Ilir, Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) bisa membuat gitar yang bisa di order sesuai keinginan pelanggan atau by custom.

Pengrajin kayu tersebut bernama Hidayatullah atau yang sering disapa Hidayat.

Awalnya Hidayat sebagai seorang pengrajin meubel seperti kursi, meja, lemari, dipan kasur dan sebagainya.

Namun sejak setahun terakhir ia merambah ke usaha pembuatan gitar yang diorder secara custom.

"Awalnya teman saya seorang gitaris organ tunggal, minta dibuatkan gitar oleh saya. Sebetulnya saya sempat menolak, namun akhirnya saya terima permintaan teman saya itu," katanya beberapa waktu lalu.

Lalu ia pun membuat gitar custom dengan spesifikasi dan desain yang disepakati bersama temanya tersebut.

"Teman saya ingin dibuatkan gitar Ibanez, akhirnya saya buat desainnya dan juga dibantu teman," ceritanya.

Menurutnya, butuh waktu sekitar satu minggu untuk menyelesaikan satu unit gitar custom.

Pengerajin Kayu yang bisa membuat gitar Hidayatullah sedang membuat gitar di tempat usahanya di Ogan Ilir.
Pengerajin Kayu yang bisa membuat gitar Hidayatullah sedang membuat gitar di tempat usahanya di Ogan Ilir. (Dokumen Tribun Sumsel.)

Bahan dasar yang digunakan di antaranya kayu tembesu dan jati.

"Kalau di daerah Sumatera, khususnya di Sumsel, kayu tembesu dan jati kualitasnya bagus dan relatif mudah didapatkan," ungkapnya.

Menariknya, ia tak mematok tarif untuk setiap unit gitar custom hasil kreasinya.

Sebab ia merasa bukan produsen gitar layaknya perusahaan atau penjual gitar resmi pada umumnya.

"Saya belum berani patok tarif. Kalau orang mau pesan ya nego saja istilahnya secara kekeluargaan," kata Hidayat yang sudah belasan tahun menjadi pengerajin kayu

Ia pun membeberkan, gitar custom Ibanez yang pertama ia jual disepakati dengan harga Rp 3,5 juta.

Tapi itu bukan patokan, masih bisa nawar.

Setelah menghasilkan gitar custom kreasi pertamanya, Hidayat mengaku termotivasi untuk membuat gitar custom selanjutnya.

Gitar custom hasil kreasi Hidayat tampaknya tak mengecewakan dan menarik minat pecinta alat musik petik ini.

Terbukti sejak satu tahun lalu, hampir setiap bulan Hidayat menerima pesanan gitar.

Namun sambil menekuni aktivitas barunya itu, ia juga membedah gitar custom pertamanya.

Gitar Ibanez hasil karya pengerajin kayu asal Ogan Ilir.
Gitar Ibanez hasil karya pengerajin kayu asal Ogan Ilir. (Dokumen Tribun Sumsel.)

"Saya bersama teman yang seorang gitaris, sering diskusi mengenai hal-hal yang perlu diperbaiki mengenai komponen gitar. Sedangkan untuk desain gitar, saya percaya dengan kemampuan saya," kata Hidayat

Ikuti kami di
KOMENTAR
326 articles 182 0

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.


Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved