Simak Penjelasan Ahli tentang Cara Menghitung Tingkat Kematian Positif Covid-19

Dari 100 orang yang positif Covid-19 yang kemungkinan meninggal hanya 2-4 orang.

Penulis: Linda Trisnawati
Editor: Ami Heppy
Kompas.com
Foto Ilustrasi. 

"Kalau makin banyak diperiksa maka akan makin tenang. Tinggal kelompok mana masuknya tergantung masih-masing orang," katanya.

Lalu pandemi ini akan berakhir jika yang meninggal semakin menurun sampai dua minggu.

Lebih lanjut ia menjelaskan, yang harus dilihat untuk berakhirnya pandemi itu tingat kematian.

Misalnya kalau pusat bilang jumlah hari ini yang bertambah positif sekian, itu jangan dipedulikan tapi yang harus dicermati berapa yang meninggal pada hari itu.

"Jadi kalau yang meninggal semakin turun dan bisa bertahan sekitar dua minggu itu tanda akan berakhirnya pandemi ini," ungkapnya.

Ia pun mencontohkan, Indonesia masih setatus naik tinggi kematiannya, di tanggal 19 April 2020 ada 46.

Lalu empat hari terakhir ini mulai menurun, paling tinggi yang meninggal jumlahnya 26.

Harapannya kalau ini bisa bertahan sampai dua minggu kedepan kemungkinan akan berakhir pandemi ini.

"Jawabnya saya bukan sembarang, contohnya Italia itu pemimpin dan rakyatnya agak lega karena tertinggi di Italia itu hampir 1000. Sekarang lebih dua minggu ini diangka berkisar 400. Jadi menunjukkan bahwa tidak menunjukkan lagi angka kematian 1000 per hari.
Nah yang khawatir Amerika, karena masih terus naik. Tapi Italia sudah turun," katanya.

Ia pun berpesan, jadi yang dilihat jumlah kematiannya bukan positifnya, kalau makin banyak positifnya ya bagus artinya makin jelas penyebaranya.

Lalu untuk di Sumsel bisa berakhir kalau kondisi idealnya tercipta. Kondisi idela adalah orang Sumsel jangan keluar dan orang luar jangan masuk.

Kalau kondisi ideal maka akan segera berakhir.

Tapi menurutnya, masalahnya sapa yang bisa seperti itu, contoh kemarin ada saudara-saudara kita perwira itu ada yang positif, sehingga masuk yang positif dalam jumlah besar.

Harusnya konsekuensi ketika di tes di Sukabumi hasilnya negatif jangan dipulangkan diisolasi dulu di sana 14 hari baru dipulangkan.

Jadi ini ngulangnya kan di Palembang.

"Artinya kita tidak bisa jaga kondisi ideal. Jadi yang pelu dijaga jangan sampai ada yang masuk kelompok penyakit kritis dan bisa menyebabkan kematian," cetusnya

Menurutnya, kalau itu bisa dijaga dalam waktu sebulan ini ya mudah-mudahan sesuai dengan siklus grafiknya maka akhir Mei akan sampai puncak.

Kalau sampai puncak artinya tinggal turun.

Seperti di China, dimulai awal Januari begitu 19 Februari akselerasi, lalu 28 Maret sampai puncak.

Dan awal April mulai membuka daerah Wuhan.

Ikuti kami di
KOMENTAR
311 articles 182 0

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.


Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved