Jelang PSBB, Pemkot Palembang Tegaskan Akan Beri Sanksi Bagi Pelanggar: Teguran hingga Pidana

Tidak pakai masker dan tidak jaga jarak akan diisolasi 1x24 jam di Rumah Sehat Jakabaring, keluar masuk perbatasan wilayah Palembang dicek kesehatan.

Tribunsumselwiki/Linda
Sekretaris Daerah (?Sekda) Kota Palembang, Ratu Dewa meninjau secara langsung Check Point Gugus Tugas Covid-19 Kota Palembang di Terminal Tipe A Alang-alang Lebar Palembang, Kamis (23/4/2020). 

TRIBUNSUMSELWIKI.COM - Pemerintah Kota Palembang mengeluarkan intruksi bahwa orang yang keluar masuk ke wilayah Kota Palembang dari daerah lain akan dicek kondisi kesehatannya.

Untuk itu, Sekretaris Daerah (‚ÄčSekda) Kota Palembang, Ratu Dewa meninjau secara langsung Check Point Gugus Tugas Covid-19 Kota Palembang di Terminal Tipe A Alang-alang Lebar Palembang, Kamis (23/4/2020).

Check Point Gugus Tugas Covid-19 Kota Palembang di Terminal Tipe A Alang-alang Lebar Palembang, Kamis (23/4/2020).
Check Point Gugus Tugas Covid-19 Kota Palembang di Terminal Tipe A Alang-alang Lebar Palembang, Kamis (23/4/2020). (Tribunsumselwiki/Linda)

"Pengecekan ini dalam rangka optimalisasi intruksi walikota nomor 1 tahun 2020. Yang sebelumnya berupa imbaun, edaran dan seruan. Tetapi kini sudah dibuat intruksi jadi ada peningkatan," kata Ratu Dewa.

Lebih lanjut ia mengatakan, bahwa intruksi ini disosialisasikan selama tiga hari.

Setelah besok akan ada penindakan tegas dan sanksi.

Sangsi itu berupa teguran secara lisan sampai hingga pidana umum.

"Nanti aparat TNI, Polri, Dinas Perhubungan, Satpol PP, Dinas Kesehatan dan lain-lain juga ada. Akan ada beberapa sangsi seperti sangsi kalau tidak pakai masker dan tidak ada jaga jarak maka dia akan dibawa dan diisolasi diri di Rumah Sehat Jakabaring," bebernya.

Disbudpar Sumsel Bagikan Ratusan Paket Sembako dan Paket Berbuka Puasa untuk yang Terdampak Covid-19

Menurutnya, nanti secara mobile yang dikoordinir oleh TNI, Polri, Dinas Perhubungan dan lain-lain, yang dapat sangsi ini akan dibawa ke Rumah Sehat Jakabaring.

Lalu akan diisolasi selama 1x24 jam dan disana akan diberikan sosialisasi, edukasi dan berbagai imbaun yang ada.

Dengan begitu, setelah keluar dari sana diharapkan sudah bisa menaati intruksi walikota.

Suasana di Check  Point Gugus Tugas Covid-19 Kota Palembang di Terminal Tipe A Alang-alang Lebar Palembang, Kamis (23/4/2020).
Suasana di Check Point Gugus Tugas Covid-19 Kota Palembang di Terminal Tipe A Alang-alang Lebar Palembang, Kamis (23/4/2020). (Tribunsumselwiki/Linda)

"Untuk penumpang kendaraan juga dibatasi 50 persen, contohnya kalau bus umum misal kursinya 100 maka isinya hanya boleh 50. Dengan pembatasan tempat duduk. Termasuk kendaraan pribadi juga, kalau berdempetan maka harus duduk dibelakang," jelasnya.

Menurutnya, hal ini dilakukan untuk mengoptimalisasi agar intruksi walikota itu bisa maksimal.

Kalau ternyata intruksi walikota ini sudah optimal maka tidak perlu diberlakukan Pembatasan sosial berskala Besar (PSBB).

"Pada saat sekarang memang ada plat-plat luar masuk, sekarang sifatnya masih iimbauan. Tetapi mulai besok harus turun, lalu dari pihak Dinas Kesehatan akan mengecek suhu tubuh, lalu ditanya identitas dan ada gejala apa," cetusnya.

Pemuda Pancasila Sarankan Pemerintah Sumsel Lakukan Pengawasan kepada Masyarakat Lebih Diperketat

Ratu Dewa juga mengatakan, mulai besok jika ada yang melanggar maka pihak berwenang diperolehkan menahan identitas atau apapun sangsi yang diberikan, itu kewenangannya TNI dan Polri serta gabungan dari Dinas Perhubungan dan Pol PP.

"Untuk check point ini kita ada 8 titik di daerah perbatasan wilayah Palembang, untuk darat. Lalu ada juga empat titik untuk air. Semuanya ada posko maka dari itu semua harus tegas. Kalau ada ODP langsung kita bawak dan disiolasi di rumah sehat," katanya.

Ia pun menambahkan, kalau ini tidak optimal maka akan dirapatkan kembali di tingkat Gugus Tugas Kota Palembang.

"Jadi kita optimalkan dulu intruksi ini, kalau intruksi ini optimal cukup melalui intruksi ini saja," tutupnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR
309 articles 182 0

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.


Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved