Lewat Pemasaran Digital, Produk Alishamarsya Sukses Jangkau Konsumen Pasar Internasional

Alishamarsya khusus produk premium dengan market Internasional, sedangkan Bantalcantiks Alisha konsepnya keluarga dengan marektnya lokal Indonesia.

Penulis: Linda Trisnawati
Editor: Ami Heppy
Istimewa
Owner Alishamarsya Irna Agustina menunjukkan bantal produknya dari kain khas Palembang. 

TRIBUNSUMSELWIKI.COM - Berawal dari kecintaannya pada bantal dan sulitnya menemukan produk yang diinginkan, maka Irna Agustina pengusaha muda asal Palembang membuka usaha bantal cantik dengan brand Alishamarsya dan Bantalcantiks Alisha.

"Sejak 2016 saya membuat usaha bantal cantik ini. Ada dua brand yang saya buat yaitu Alishamarsya dan Bantalcantiks Alisha," kata Irna saat diwawancarai Tribun Sumsel Wiki, Rabu (15/4/2020).

Lebih lanjut ia mengatakan, lebih dari 50 produk dihasilkan di Alishamarsya dan Bantalcantiks Alisha.

Di antaranya adalah bantal, sandaran duduk, telapak meja, fram songket, tempat tisu, gorden dan lain-lain.

sedangkan untuk harganya sendiri bervariasi, mulai dari Rp 35 ribu hingga ratusan ribu.

Owner Alishamarsya Irna Agustina menunjukkan bantal dengan produk kain khas Palembang.
Owner Alishamarsya Irna Agustina menunjukkan bantal dengan produk kain khas Palembang. (Istimewa)

"Memang saya membuat dua brand karena keduanya memiliki pangsa pasar yang berbeda. Untuk Alishamarsya khusus produk premium dengan market internasional, sedangkan untuk Bantalcantiks Alisha konsepnya keluarga dengan market-nya lokal Indonesia," bebernya.

Menurutnya, untuk produk Alishamarsya dominan memakai kain tenun motif sriwijaya.

Menurutnya, hal tersebut karena pangsa pasar internasional itu lebih suka yang khas Palembang, seperti dengan bahan kain jumputan, kain songket dan lain-lain.

Lalu untuk brand Bantalcantiks Alisha dengan konsep keluarga untuk pasar lokal, motifnya lebih ke shabby dan karakter kartun.

Namun semua orang tetap bisa membeli kedua produk tersebut sesuai selera masing-masing.

Owner Alishamarsya Irna Agustina menunjukkan bantal produknya dengan dengan brand Bantalcantiks Alisha.
Owner Alishamarsya Irna Agustina menunjukkan bantal produknya dengan dengan brand Bantalcantiks Alisha. (Istimewa)

"Target saya dari awal memang ingin memperkenalkan produk-produk Indonesia ke pasaran secara luas baik nasional hingga internasional. Untuk itulah sejak awal saya jualan secara online dengan membuka website khusus dan platform digital serta kini juga ada di e-commerce," katanya.

Untuk informasi lebih lanjut bisa di cek di www.alishamarsya.com dan www.bantalcantiksalisha.com.

Atau di Instagram @alishamarsya dan @bantalcantiks_alisha.

Bahkan, kini kedua produk ini juga dipasarkan melalui e-commerce seperti Shopee, Belanja.com dan Tokopedia dengan nama kedua brand tersebut.

"Untuk pemasaran secara digital atau online pelanggan bisa langsung cek sendiri di website, di platform digital dan e-commerce tentang produk-produk yang kita pasarkan. Mereka order dan kita kirim. Bahkan kita juga menyediakan katalog yang bisa dikirim by email, jadi pelanggan bisa lihat-lihat produk yang ingin dibeli secara detail," bebernya

Menurut Irna, dalam pemasaran secara digital ini bukanlah perkara mudah.

Persaingan harga sangat gila-gilaan, terkadang ada yang banting harga yang tidak masuk akal.

Padahal, walaupun gambar sama sering kali kualitas berbeda.

"Kalau kami lebih mengutamakan kualitas, kepercayaan pelanggan dan kepuasan pelanggan. Jadi kami tidak mau berperang harga. Dalam pemasaran secara digital ini memang kita dituntut juga harus respon cepat, lalu memberikan informasi yang jujur tentang produk, dan menjaga hubungan baik dengan customer," ungkapnya.

Owner Alishamarsya Irna Agustina mengecek orderan yang masuk melalui website nya.
Owner Alishamarsya Irna Agustina mengecek orderan yang masuk melalui website nya. (Istimewa)

Menurutnya, untuk pasar bantal ini cukup luas.

Ikuti kami di
KOMENTAR
297 articles 182 0

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.


Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved