Mulai 12 April 2020, Naik Kereta Api dan LRT Sumsel Wajib Pakai Masker

PT KAI mewajibkan para penumpang yang berada di stasiun dan kereta api jarak jauh serta LRT Sumsel untuk menggunakan masker mulai 12 April 2020.

Mulai 12 April 2020, Naik Kereta Api dan LRT Sumsel Wajib Pakai Masker
Dokumen Tribun Sumsel.
Suasana LRT Sumsel. 

TRIBUNSUMSELWIKI.COM - Sesuai dengan rekomendasi dari WHO, bahwa masyarakat diharuskan menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah, apalagi ke tempat fasilitas publik maka kini naik kereta api dan LRT Sumsel pun wajib menggunakan masker.

"PT KAI mewajibkan para penumpang yang berada di stasiun dan kereta api jarak jauh serta LRT Sumsel untuk menggunakan masker mulai 12 April 2020," kata Manager Humas Divre III Palembang Aida Suryanti, Rabu (8/4/2020).

Lebih lanjut ia mengatakan, bagi penumpang yang tidak mengenakan masker atau kain penutup mulut dan hidung dilarang naik kereta api maupun LRT Sumsel.

Ketika penumpang sudah membeli tiket namun tidak pakai masker, maka untuk tiket KA jarak jauh akan dikembalikan penuh.

Menurutnya, aturan penumpang wajib pakai masker ini sejalan dengan kebijakan pemerintah sesuai rekomendasi WHO, yang mengharuskan masyarakat menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah.

Apalagi ke tempat fasilitas publik, selain itu penting untuk bersama-sama menjaga kesehatan dan keselamatan bersama dari penyebaran virus covid-19.

"Menjelang 12 April, KAI mulai mensosialisasikan kebijakan tersebut kepada masyarakat melalui pengumuman di stasiun, di kereta, media sosial, dan berbagai media lainnya," bebernya.

Sebelumnya langkah-langkah pencegahan virus Covid-19 juga telah dilakukan oleh PT KAI Divre III Palembang dengan menghentikan operasional kereta api Limeks Sriwijaya, Sindang Marga, Prabujaya.

Walaupun dilakukan pembatalan perjalanan kereta api jarak jauh, PT KAI tetap menyediakan sarana transportasi dari Palembang ke Lampung dengan menggunakan kereta api Rajabasa dan ke Lubuk Linggau dengan kereta api Serelo.

Akan tetapi, hanya di sediakan 265 tempat duduk setiap rangkaian keretanya atau 50 persen saja tiket yang di jual.

Hal ini dikarenakan PT KAI tetap menerapkan social distancing dan physical distancing yang telah dimulai pada tanggal 2 April 2020.

"KAI juga memperpanjang kebijakan pengembalian bea tiket 100 persen untuk pembatalan tiket kereta api yang telah dipesan hingga 4 Juni 2020 atau H+10 Lebaran," ungkapnya.

Lalu untuk operasional LRT Sumsel pun juga ada pengurangan, yang hanya menjadi 26 perjalanan.

Untuk waktu operasional LRT Sumsel dari pukul 08.39 - 17.27 WIB dan waktu jarak antar kereta (headway) 36 menit.

Baca Juga :

Mapala Palaspa Produksi Face Shield Handmade untuk Tenaga Medis, Gratis!

295.067 Pelanggan PLN di Sumsel Digratiskan Selama Tiga Bulan, Ada Juga yang Diskon 50 Persen

Ikuti kami di
Penulis: Linda Trisnawati
Editor: Ami Heppy
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved