Prabumulih Ditetapkan sebagai Zona Merah Covid-19 di Sumsel

Seiring dengan terjadinya tarnsmisi lokal yang terjadi di Prabumulih maka kini Kota Prabumulih ditetapkan sebagai zona merah.

Corona.sumselprov.go.id
Peta sebaran Covid-19 di Sumsel. 

"Kami juga sudah meminta Dinas Kesehatan setempat melakukan tracing terhadap orang-orang yang sempat menjalin kontak langsung dengan semua pasien dari Prabumulih, karena mereka otomatis masuk kelompok orang berisiko," katanya.

Sedangkan untuk kota Palembang belum ditetapkan sebagai zona merah karena belum terjadi transmisi lokal.

Kasus yang terjadi masih import atau dari daerah pandemi.

Sementara itu Juru Bicara Covid-19 Provinsi Sumsel Prof Dr dr Yuwono, M Biomed menambahkan, penetapan zona merah sesuai kaidah epidemiologi bukan otorisasi pihak tertentu.

"Jadi otomatis Prabumulih zona merah. Coba saja lihat peta Covid-19 di Sumsel pasti Prabumulih berwarna merah," ungkapnya.

Prof Yuwono pun menjelaskan, secara hitungan epidemiologi bila ada yang wafat dan positif 2 orang berarti mestinya akan ada menemukan 50 sampai 100 orang.

"Logikanya demikian karena 1 kasus positif kemungkinan kontak erat 20 orang dan dari 20 orang kontak erat bisa 2 yang positif artinya bisa dua kali lipat," kata Prof Yuwono.

Untuk itu menurutnya, di sini pentingnya gerak massive pemerintah untuk temukan kasus dan kemudian lock (lokalisir).

Termasuk boleh dikatakan ada transmisi lokal, berarti zona merah agar warga di sekitar lebih waspada.

Pemerintah Provinsi Sumsel sudah usaha dua hal utama untuk temukan sebanyak-banyaknya kasus yaitu BBLK sudah bisa PCR dan Rumah Sehat Covid-19 Jakabaring.

Selebihnya tracking semua orang yang kontak dengan kasus.

Halaman
123
Ikuti kami di
Editor: Ami Heppy
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved