Beragam Khasiat Teh Secang, Minuman Herbal dari Serutan Kayu Secang

Teh Secang ini juga banyak khasiatnya seperti sebagai bahan penghangat tubuh juga menjadi obat-obatan tradisional seperti masuk angin dan lain-lain.

Beragam Khasiat Teh Secang, Minuman Herbal dari Serutan Kayu Secang
istimewa
Teh Secang. 

TRIBUNSUMSELWIKI.COM - Bagi yang suka herbal tentu sudah tak asing lagi dengan namanya teh secang.

Teh secang merupakan sejenis minuman herbal dari serutan kayu secang.

"Kenapa disebut teh secang, karena warna airnya mirip teh. Awalnya hanya disebut "minuman secang" tapi karena mirip teh jadi disebut teh secang," kata Sejarahwan Sumatera Selatan (Sumsel) Kemas Ari Panji, Kamis (2/4/2020).

Lebih lanjut ia mengatakan, di berbagai daerah juga ada teh secang termasuk Sumsel.

Teh Secang ini merupakan minuman khas masyarakat Sumsel dengan bahan utama dibuat dari serutan atau potongan kayu secang (batang secang).

Bahkan sebagian masyarakat Sumsel juga ada yang menjadikan minuman ini sebagai teh herbal.

Sejarahwan Sumatera Selatan (Sumsel) Kemas Ari Panji menuangkan minuman Teh Secang.
Sejarahwan Sumatera Selatan (Sumsel) Kemas Ari Panji menuangkan minuman Teh Secang. (Istimewa)

"Teh secang ini juga banyak khasiatnya seperti sebagai bahan penghangat tubuh juga menjadi obat-obatan tradisional seperti masuk angin, antibodi, mual, kembung dan lainnya," bebernya.

Sementara itu, kandungan bahan aktif dalam kayu secang juga dipercaya dapat mengobati berbagai penyakit, seperti diabetes, penyakit kulit, diare, hingga disentri.

Cara membuat teh secang ini juga cukup mudah.

Yang perlu dilakukan adalah menyiapkan bahan-bahannya seperti serutan kayu secang, cabai Jawa, kayu manis, cengkeh, dan bahan tambahan lainnya jika suka seperti jika yang ingin manis bisa ditambahkan gula batu.

Lalu cara membuatnya campurkan semua bahan dan tambahkan air secukupnya.

Lalu rebus sampai warna airnya berubah menjadi merah atau agak kekuningan (mirip teh).

Setelah jadi baru tambahkan gula sesuai selera.

Jika yang tak suka manis juga bisa tanpa gula dan langsung diminum.

Baca Juga :

Cerita Kampung Tenun Songket di Desa Muara Penimbung, Hasilkan Puluhan Songket Setiap Sebulan

Cara Membuat Pindang Iga Sapi Yang Enak dan Segar

Ikuti kami di
Penulis: Linda Trisnawati
Editor: Ami Heppy
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved