Tips Meminjam Dana Lewat Fintech

Masyarakat selalu kami minta waspada agar memanfaatkan daftar fintech peer to peer lending yang terdaftar di OJK.

Tips Meminjam Dana Lewat Fintech
istimewa
Foto bersama saat pelatihan dan gathering media massa KR 7 Sumbangsel. 

TRIBUNSUMSELWIKI.COM - Semakin pesatnya perkembangan financial technology (Fintech) berakibat banyaknya bermunculan fintech yang ilegal.

Bahkan hingga Januari 2020 Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat sudah ada 2.018 fintech di tutup.

Ketua Satgas Waspada Investasi Tongam Lumban Tobing mengatakan, Satgas Waspada Investasi menemukan masih banyaknya kegiatan fintech peer to peer lending ilegal yang masih beredar dan berpotensi merugikan masyarakat.

"Masyarakat selalu kami minta waspada agar memanfaatkan daftar fintech peer to peer lending yang terdaftar di OJK," kata Tongam saat menjadi narasumber pada Pelatihan dan Gathering Media Massa KR 7 Sumbagsel beberapa waktu lalu.

Ketua Satgas Waspada Investasi Tongam Lumban Tobing.
Ketua Satgas Waspada Investasi Tongam Lumban Tobing. (Tribunsumselwiki/Linda)

Lebih lanjut ia mengatakan, pangsa pasar fintech peer to peer ini sangat besar di Indonesia.

Sebab sangat mudah melakukan pinjaman di fintech ilegal yang menjadi salah satu alasan banyak masyarakat yang melakukan pinjaman.

Padahal tanpa disadari resikonya sangat berat, belum lagi bunganya yang tidak jelas, termasuk fee-nya juga tidak jelas.

Oleh karena itu, Torgam memberi beberapa tips yang harus diperhatikan masyarakat sebelum melakukan pinjaman di fintech peer to peer lending ini.

"Pertama, pinjamlah pada fintech yang terdaftar di OJK. Untuk mengeceknya bisa di buka di web www.ojk.go.id. Yang terdaftar di OJK saat ini sudah ada 164 perusahaan," bebernya.

Kemudian pinjamlah sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan.

Halaman
123
Ikuti kami di
Penulis: Linda Trisnawati
Editor: Ami Heppy
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved