Muara Belida

Muara Belida merupakan Kecamatan yang ada di Kabupaten Muara Enim, Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel).

Penulis: Linda Trisnawati
Editor: Ami Heppy
Tribunsumselwiki/Linda
Suasana di sungai Muara Belida di dekat lahan ATP3 di Desa Patra Tani, Kecamatan Muara Belida, Kabupaten Muara Enim. 

TRIBUNSUMSELWIKI.COM - Muara Belida merupakan Kecamatan yang ada di Kabupaten Muara Enim, Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel).

Di Mura Belida ini ada delapan desa yaitu Desa/Kelurahan Kayuara Batu, Arisan Musi, Arisan Musi Timur, Harapan Mulya, Mulia Abadi, Gedung Buruk, Tanjung Baru dan Patra Tani.

Informasi

Muara Belida memiliki luas lahan 16.700 hektare dengan jumlah penduduk penduduk 8.300 jiwa.

Camat Mura Belida bernama Budi Purwanto.

Di Muara Belida ini ada desa yang terbilang baru yaitu Desa Patra Tani.

Desa Patra Tani merupakan pemekaran dari Gedung Buruk sejak 2007.

Untuk mata pencaharian warga di Muara Belida diantaranya adalah menjadi petani sawah dan nelayan perairan umum.

Sejarah

Daerah Muara Belida adalah daerah perainan sungai.

Ada tiga sungai besar yaitu Sungai Musi, Sungai Meriak dan Sungai Belida.

Lalu Sungai Belida bertemu dengan Sungai Meriak.

Ujungan Sungai Meriak itu bertemu dengan Sungai Belida di sini.

Lalu Sungai Belida yang pangkalnya di Kecamatan Gelumbang dan muaranya juga di sini (Muara Belida).

Makanya dinamakan Muara Belida.

Dulunya Tempat Pembibitan Ikan dan Udang

Dulunya, Muara Belida Dulu terkenal sebagai daerah dengan banyak udang.

Hal tersebut dikarenakan dulu ada di lokasi tersbeut ada pembibitan udang sampai besar.

Pembibitan udang tersebut dulunya milik Kementerian Ristek Republik Indonesia.

Sedikitnya ada 44 kolam baik yang sudah dibeton maupun belum.

Tapi sejak Menristek ini tidak bergerak lagi dan jadi terbenkalai.

Di perairan umum itu juga sudah tidak banyak udang lagi.

Lalu pada 2017 dihibahkan ke Pemerintah Provinsi Sumsel.

Tempat Ristek Akan di Hidupkan Kembali

Gubernur Sumsel Herman Deru sudah meninjau secara langsung lahan ATP3 seluas 14,6 hektare, yang dihibahkan dari Kementerian Ristek Republik Indonesia ke Pemprov Sumsel.

Herman mentargetkan pada 2021 kawasan ini menjadi pusat penelitian, pengembangbiakan, pembenihan, pembesaran hingga pemasaran untuk ikan dan udang.

Gubernur Sumsel Herman Deru meninjau eks pusat riset perikanan dan pembibitan udang yang ada di Desa Patra Tani, Kecamatan Muara Belida, Kabupaten Muara Enim, Selasa (11/2/2020).
Gubernur Sumsel Herman Deru meninjau eks pusat riset perikanan dan pembibitan udang yang ada di Desa Patra Tani, Kecamatan Muara Belida, Kabupaten Muara Enim, Selasa (11/2/2020). (istimewa)

Langkah pertama yang harus dilakukan yaitu menginventaris aset, lalu konsilidasi dan mencari solusi.

Mulai dari pembersihan 44 kolam yang sudah ada di tempat pengembangbiakan ikan dan udang tersebut, perbaikan sarana dan prasarana seperti rumah riset, gedung penelitian petani, gedung pembenihan dan lain-lain.

Termasuk dengan infrastruktur akses jalan menuju ke lokasi tersebut.

Untuk anggarannya akan dianggarkan di APBD perubahan 2020, sehingga 2021 sudah ada hasilnya.

Untuk jenis ikan air tawar di Sumsel sendiri ada lebih dari 200 spesies.

husus di tempat ini Herman Deru tidak menargetkan harus ikan ini atau itu.

Terserah mau itu udang, bandeng, belido, lele, ataupun ikan sepat.

Yang jelas, ikan yang dikembangkan disini adalah ikan khas Sumsel.

Desa Patra Tani

Ristek ini tepatnya ada di Desa Patra Tani. 

Patra Tani ini dulunya daerah penanaman kelapa hibrida dari anak perusahaan Pertamina.

Desa Patra Tani, Kecamatan Muara Belida.
Desa Patra Tani, Kecamatan Muara Belida. (Tribunsumselwiki/Linda)

Tapi sudah kolep dan ditinggalkan, makanya sekarang jadi wilayah ini.

Detail Informasi

  • Nama : Muara Belida
  • Nama Desa : Patra Tani
  • Kecamatan : Muara Belida
  • Kabupaten : Muara Enim
  • Provinsi : Sumatera Selatan
  • Luas wilayah : 16.700 hektare
  • Jumlah penduduk : 8.300 jiwa
  • Mata Pencaharian penduduk : Tani dan nelayan

Sumber :

  • Camat Muara Belida Budi Purwanto
  • Gubernur Sumsel Herman Deru
Ikuti kami di
KOMENTAR
181 articles 182 0

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.


Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved