Makam Ki Gede Ing Suro

Komplek pemakaman Ki Gede Ing Suro merupakan salah satu cagar budaya yang ada di Palembang.

Penulis: Linda Trisnawati
Editor: Ami Heppy
Tribunsumselwiki/Linda
Pengujung berfoto di Makam Ki Gede Ing Suro. 

Pengganti Pati Unus adalah Pangeran Trenggono (wafat tahun 1546 M).

Wafatnya Sultan ketiga Demak ini merupakan awal dari kisruh berkepangjangan di kerajaan Islam yang sempat punya pengaruh besar di Nusantara itu.

Kekuasaan Demak berakhir pada tahun 1546 M setelah berjaya selama 65 tahun.

Akibat kemelut ini, sebanyak 24 orang keturunan Sultan Trenggano (keturunan Raden Fatah) hijrah ke Palembang di bawah pimpinan Ki Gede Sido Ing Lautan.

Pada masa pemerintahannya di Palembang, masyarakat menganut sistem matrilineal.

Setelah Ki Gede Sido Ing Lautan yang berkuasa di Palembang wafat, digantikan putranya Ki Gede Ing Suro.

Gede Ing Suro sebelumnya dikenal Kiai Mas Anom yang memerintah dari tahun 1582-1587 M dan dikenal sebagai cikal bakal Kesultanan Palembang.

Karena raja ini tidak memiliki keturunan, maka digantikan saudaranya, Ki Gede Ing Suro Mudo.

Bangunan Makam

Kompleks makam berupa bangunan fondasi yang terdiri atas tiga bangunan utama.

Bangunan pertama memiliki luas 54 meter persegi, dengan tinggi 1,2 meter.

Bangunan ini berdiri diatas dua lapik.

Lapik pertama berukuran 7 meter x 3,7 meter dan lapik kedua berukuran 16 meter x 11 meter.

Diatasnya berdiri batur dengan tangga masuk yang berada di sisi selatan.

Pada dinding batu terdapat panil berbentuk bujursangkar berpola hias geometris.

Makam Ki Gede Ing Suro.
Makam Ki Gede Ing Suro. (Tribunsumselwiki/Linda)

Pada teras makam terdapat dua nisan dari kayu persegi pipih.

Bangunan kedua memiliki ukuran 8,45 meter x 5 meter dengan tinggi 90 centimeter yang berdiri di atas satu lapik.

Pola hias tangga sama dengan bangunan pertama.

Di sini terdapat tiga makam, dua makam di sisi utara, dan satu makam di sisi selatan.

Jirat makam di sisi selatan berbentuk persegi panjang.

Ikuti kami di
KOMENTAR
169 articles 182 0

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.


Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved