Ribuan Pengunjung Padati Taman Wisata Alam Punti Kayu Palembang

Di momen tahun baru 2020, ribuan pengunjung padati Taman Wisata Alam (TWA) Punti Kayu Palembang. Bakal ramai sampai 5 Januari 2020.

Tribunsumselwiki/Linda
Pengunjung antre membeli tiket di depan Taman Wisata Alam Punti Kayu Palembang 

TRIBUNSUMSELWIKI.COM - Di momen tahun baru 2020, ribuan pengunjung padati Taman Wisata Alam (TWA) Punti Kayu Palembang yang ada di Jalan Kol H Burlian km 6,5 Palembang.

Para pengunjung yang datang ke TWA Punti Kayu ini tak hanya dari Palembang, namun juga dari berbagai daerah yang ada di Sumatera Selatan seperti Banyuasin, Musi Banyuasin, Prabumulih, Lahat bahkan ada juga dari Lampung, Jakarta, Bogor dan lain-lain.

"Sejak tanggal 25 hingga hari ini ribuan pengunjung memadati TWA Punti Kayu. Puncaknya hari ini yang mencapai 5000 an pengujung," ujar Manager TWA Punti Kayu Palembang Raden Azka, Rabu (1/1/2020).

Lebih lanjut ia mengatakan, bahwa biasanya di saat momen tahun baru ramainya pengunjung ini sampai anak-anak masuk sekolah, jadi kemungkin bisa sampai tanggal 5 Januari 2020 akan ramai.

Baca Juga :

Taman Wisata Alam Punti Kayu dengan Pesona Pohon Pinusnya

Ia pun menjelakan, bahwa di TWA Punti Kayu Palembang ada banyak wahana seperti wahana edukasi lingkungan, wahana rekreasi, wahana replika, waterboom, outbound, camping area, danau dan sepeda air serta masih banyak yang lainnya.

Suasana di Taman Wisata Alam Punti Kayu Palembang
Suasana di Taman Wisata Alam Punti Kayu Palembang (Tribunsumselwiki/Linda)

Ada juga jenis fauna liar yang ada seperti kera ekor panjang (Macaca nemistrina), tupai (callosciurus modestus), musang pandan (paradoxurus hermaphroditius), beraneka jenis burung dan lain-lain.

Lima Replika Landmark Dunia Ini Ada di TWA Punti Kayu Palembang

Untuk wahana replika merupakan salah satu wahana favorite yang ada di TWA Punti Kayu Palembang, sebab di sini ada berbagai macam replika landmark dunia yang bagus untuk spot foto-foto seperti Menara Eiffel, Menara Pissa, Patung Liberty, Piramid, Big Ben, Kincir Angin dan lain-lain.

Replika Menara Pisa
Replika Menara Pisa (Tribunsumselwiki/Linda)

"Ada juga wahan baru yaitu wahana perahu naga yang khusus di buka saat momen tahun baru selama bulan Januari 2020. Untuk naik perahu naga ini dikenakan biaya Rp 10 ribu per orang," katanya.

Baca Juga :

 Taman Wisata Alam Punti Kayu

Wahana Perahu Naga yang ada di TWA Punti Kayu Palembang
Wahana Perahu Naga yang ada di TWA Punti Kayu Palembang (Tribunsumselwiki/Linda)

Wahana perahu naga ini perahunya berbentuk naga. Untuk kapasitasnya bisa 18 - 20 kursi. Dengan perahu naga ini para pengunjung bisa mengelilingi danau buatan yang ada di TWA Punti Kayu dengan kurung waktu kurang lebih 20 menit.

Sementara itu untuk jam operasional TWA Punti Kayu Palembang buka mulai pukul 8.30 dan tutup sampai pukul 17.00, pembelian tiket terakhir pukul 16.00.

Harga tiket masuk Senin-Jumat Rp 10.000 per orang untuk dewasa dan Rp 5000 untuk anak-anak. Lalu saat hari libur Sabtu-Minggu yaitu Rp 12.500 per orang.

Kumudian untuk kendaraan roda dua Rp 5000 per unit dan Rp 10.000 untuk kendaraan roda empat.

Sedangkan untuk masuk ke masing-masing wahana akan dikenakan biaya dari Rp 10 ribu sampai Rp 20 ribu, tergantung dari masing-masing wahana.

Kawasan TWA Punti Kayu Palembang ini diusahakan oleh swasta yaitu PT Indosuma Putra Citra, untuk kegiatan pariwisata alam dengan izin pengusahaan pariwisata alam (IPPA) pada areal TWA Punti Kayu seluas 39,9 ha.

Baca Juga :

Wisata Di Rumah Limas Palembang, Pengunjung bisa Foto dengan Pakaian Adat

Secara umum Taman Wisata Alam (TWA) Punti Kayu Palembang sebagian besar kawasannya ditumbuhi pohon pinus (Pinus merkussi) yang dulunya di tanam oleh orang Belanda. Rindangnya pohon Pinus ini menjadi salah satu daya tarik tersendiri untuk wisata alam di Punti Kayu Palembang.

Sementara itu Septa pengujung dari Lahat mengatakan, bahwa ia memilih berlibur di TWA Punti Kayu karena di sini tempatnya masih asri dan alami. Selain itu ditempat ini juga bebas masuk membawa makanan jadi bener-benar tempat rekreasi keluarga.

Baca juga :

Masjid Agung Palembang atau Masjid Sultan Mahmud Badaruddin Jayo Wikramo

Pesona Kain Jumputan, Penggemar Mancanegara lebih Suka Jumputan dengan Pewarna Alami

Ikuti kami di
KOMENTAR
74 articles 182 0

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.


Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved