Sambut Momen Tahun Baru, TWA Punti Kayu akan Adakan Festival Korea

TWA Punti Kayu akan mengadakan Festival Korea mulai tanggal 29 Desember 2019 sampai 2 Januari 2020.

Tribunsumselwiki/Linda
Suasana di Taman Wisata Alam (TWA) Punti Kayu Palembang 

TRIBUNSUMSELWIKI.COM - Untuk menarik minat pengunjung saat momen jelang tahun baru, Taman Wisata Alam (TWA) Punti Kayu yang terletak di Jalan Kol H Burlian KM 6,5 Palembang akan mengadakan Festival Korea mulai tanggal 29 Desember 2019 sampai 2 Januari 2020.

"Saat momen tahun baru ini biasanya ramai pengunjung untuk itulah kita akan buat Festival Korea di sini," kata Manager TWA Punti Kayu Palembang Raden Azka saat diwawancari Tribun Sumsel Wiki.

Lebih lanjut ia menjelaskan, bahwa dipilihnya Festival Korea karena di Palembang banyak pencinta atau demam Korea.

Untuk itulah diadakan Festival Korea yang akan dikemas semenarik mungkin, seperti akan ada spot-spot foto Korea, lalu ada festival kuliner yang ala-ala Korea juga dan masih banyak yang lain-lainnya.

"Jadi saat momen tahun baru Anda bisa menikmati liburan di sini bersama teman, sahabat, keluarga dan lain-lain. Sebab di sini cocok untuk liburan bersama secara ramai-ramai," ungkapnya.

Taman Wisata Alam Punti Kayu

Beauty Class oleh Natasha Skin Care, MUA Abe Indah Kurnia Berbagi Tips Belajar Make Up Glamor

Replika Menara Eiffel yang ada di TWA Punti Kayu Palembang
Replika Menara Eiffel yang ada di TWA Punti Kayu Palembang (Tribunsumselwiki/Linda)

"Sedangkan untuk tiket masuk saat acara sama saja seperti saat hari libur Sabtu-Minggu yaitu Rp 12.500 orang, kalau hari Senin-Jumat Rp 10.000 per orang. Lalu untuk kendaraan roda dua Rp 5000 per unit dan Rp 10.000 untuk kendaraan roda empat," tambahnya.

Ia pun menambahkan juga, bahwa di TWA Punti Kayu Palembang ada berbagai wahana seperti wahana edukasi lingkungan, wahana rekreasi, wahana replika, waterboom, outbond, camping area, danau dan sepeda air serta masih banyak yang lainnya.

"Untuk wahana replika merupakan salah satu wahana favorit yang ada di TWA Punti Kayu Palembang, sebab di sini ada berbagai macam replika landmark dunia yang bagus untuk spot foto-foto seperti Menara Eiffel, Menara Pissa, Patung Liberty, Piramid, Big Ben, Kincir Angin dan lain-lain," jelasnya.

Menurutnya, TWA Punti Kayu Palembang merupakan taman wisata alam terbesar yang ada di Kota Palembang, dengan lahan konservasi yang terus dijaga dan menjadi pusat wisata alam serta paru-paru oksigen Kota Palembang.

TWA Punti Kayu Palembang ini juga memiliki beragam jenis flora dan fauna serta memiliki pemandangan alam yang indah, asri dan sejuk.

Jenis flora yang mendominas yaitu Pinus, selain itu terdapat juga Akasia, Mahoni, Talog, Pulai dan lain-lain.

Sedangkan untuk fauna ada kera ekor panjang, tupai, musang pandan, beraneka macam burung dan lain-lain.

Lima Perawatan Wajah yang Bisa Dilakukan di Salon, Beserta Manfaatnya

Belajar Sejarah Palembang dari Museum Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang

Plang penunjuk yang ada di replika landmark dunia di TWA Punti Kayu
Plang penunjuk yang ada di replika landmark dunia di TWA Punti Kayu (Tribunsumselwiki/Linda)

Untuk masuk ke masing-masing wahana akan dikenakan biaya Rp 10 ribu-Rp 20 ribu, tergantung dari masing-masing wahana.

TWA Punti Kayu Palembang juga terkenal dengan pohon Pinus nya yang menjulang tinggi.

Pohon-pohon Pinus ini konon ditanam oleh orang Belanda.

Awalnya ada ribuan pohon Pinus, namun seiring waktu kini tinggal ratusan.

Sebab banyak pohon yang sudah tumbang dan dipotong.

"Penanaman pohon pinus sudah dilakukan namun dari 1000 pohon hanya berkisar 10 pohon yang hidup. Hal ini dikarenakan kondisinya saat ini sudah tidak cocok lahanya untuk ditanami pohon pinus, sehingga kini ditanam pohon-pohon lainnya seperti Mahoni, Talog, Matoa dan lain-lain," ungkapnya.

Suasana di replika landmark dunia yang ada di Punti Kayu
Suasana di replika landmark dunia yang ada di Punti Kayu (Tribunsumselwiki/Linda)
Ikuti kami di
KOMENTAR
46 articles 182 0

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.


Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved