Museum Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang

Museum Sultan Mahmud Badaruddin II yang ada di Jalan Sultan Mahmud Badaruddin II, merupakan satu-satunya museum milik Pemerintah Kota Palembang.

Tribunsumselwiki/Linda
Museum SMB II Palembang 

TRIBUNSUMSELWIKI.COM - Museum Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II yang ada di Jalan Sultan Mahmud Badaruddin II ini merupakan satu-satunya museum milik Pemerintah Kota Palembang yang menggambarkan sejarah adat istiadat wong (orang) Palembang.

Museum ini memiliki sejarah yang panjang dilihat dari gedung museum yang sudah berusia ratusan tahun, dengan luas bangunan 704 meter persegi dan museum ini patut dijadikan wisata andalan kota Palembang.

Sejarah

Sejarah Museum SMB II sendiri merupakan bangunan Museum SMB II yang terletak di kawasan wisata Benteng Kuto Besak (BKB) di tepi sungai Musi.

Bangunan megah ini berukuran panjang 32 meter, lebar 22 meter dan tinggi 17 meter, dengan beraksitektur gaya Eropa.

Museum SMB II dibangun oleh pemerintah kolonial pada saat itu menjabat, yaitu residen Van Sevenhoven.

Sevenhoven sendiri menjabat mulai tahun 1823 dan selesai tahun 1825.

Di tempat ini telah berdiri sebuah keraton yang dibangun oleh Sultan Mahmud Badaruddin Jayo Wikromo atau Sultan Mahmud Badaruddin I sekitar tahun 1737 M.

Setelah kekalahan kesultanan Palembang Darussalam dalam peperangan melawan kolonial Belanda pada tahun 1821 yang ditandai dengan diasingkannya Sultan Mahmud Badaruddin II, selanjutnya keraton dihancurkan.

Penghancuran ini tentunya tidak semata-mata di latarbelakangi oleh kepentingan untuk mendirikan bangunan bergaya Eropa.

Dengan dihancurkannya bangunan keraton diharapkan kesan monumental dan ikatan emosional antara pemimpin yang diasingkan dengan rakyat segera putus.

Seiring berjalannya waktu dan dinamika sejarah yang terjadi di kota Palembang, fungsi bangunan ini telah silih berganti, mulai dari markas Jepang pada masa kependudukan, Teritorium II Kodam Sriwijaya diawal kemerdekaan.

Kepengelolaan SMB II pun beralih kepada Pemerintah Kota Palembang hingga menjadi museum.

Jam operasional dan harga tiket masuk

Untuk operasional Muesum SMB II buka setiap hari, dengan jam operasional hari Senin mulai pukul 13.00-15.00 WIB, lalu Selasa-Jumat pukul 08.00-16.00 WIB, dan Sabtu-Minggu pukul 09.00-15.00 WIB.

Informasi lebih lanjut dapat menghubungi 0711 371 202.

Harga tiket masuknya pun cukup terjangkau, yaitu untuk pelajar hanya dikenakan tarif Rp 1000, mahasiswa Rp 2000 dan umum Rp 5000.

Sementara untuk wisatawan mancanegara dikenakan tarif sebesar Rp 20 ribu.

Tarif tiket ini sesuai dengan Perda nomor 2 tahun 2012 tentang retribusi pemakaian kekayaan daerah.

Setiap tahunnya angka kunjungan ke museum ini fluktuatif.

Ikuti kami di
KOMENTAR
42 articles 182 0

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.


Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved