Belajar Sejarah Palembang dari Museum Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang

Museum SMB II Palembang ada di Jalan Sultan Mahmud Badaruddin II. Dengan adanya Museum SMB II Palembang ini masyarakat bisa belajar sejarah Palembang.

Penulis: Linda Trisnawati
Editor: Adya Rosyada Yonas
Tribunsumselwiki/Linda
Museum Sultan Mahmud Badaruddin II 

TRIBUNSUMSELWIKI.COM - Sejak tanggal 30 November 2016, struktur organisasi Museum Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II berada di bawah kepengelolaan Dinas Kebudayaan pada Bidang Cagar Budaya dan Permuseuman di bawah Kepala Seksi Permuseuman dan Bangunan Bersejarah.

Secara struktural pertanggungjawaban museum berada pada Dinas Kebudayaan Kota Palembang.

"Salah satu misi Museum SMB II ini menyediakan informasi dan materi edukasi sejarah dan budaya Palembang serta melakukan kerjasama dengan instansi dan sekolah," kata Kepala Dinas Kebudayaan Kota Palembang Hj Zanariah S.I.P. M.Si saat dibincangi di Museum SMB II Palembang yang ada di Jalan Sultan Mahmud Badaruddin II, Kamis (5/12/2019).

Lebih lanjut ia mengatakan, dengan adanya Museum SMB II Palembang ini masyarakat bisa belajar dan mengenal sejarah Palembang.

Sebab disini banyak koleksi barang sejarah yang menjelaskan tentang sejarah yang ada, serta ada juga tentang kebudayaan Palembang seperti ada dijelaskan tentang pakaian adat Palembang, kain khas Palembang, dan lain-lain.

"Total koleksi yang ada di sini 798 buah, dengan rincian jenis dan jumlah koleksi seperti arkeologi ada delapan buah, etnoigrafika sebanyak 221 buah, numismatika sebanyak 234 buah, biologika sebanyak 15 buah, kramalogika sebanyak 267 buah, seni rupa sebanyak 7 buah dan filologika sebanyak 15 buah dan koleksi historika 23 buah," jelasnya.

Suasana di dalam Museum SMB II
Suasana di dalam Museum SMB II (Tribunsumselwiki/Linda)

Disini juga dijelaskan tentang silsilah raja Palembang yang terpanjang dalam bentuk bingkai, mulai dari Majapahit hingga SMB.

Ada juga lambang kesultanan yang dipajang.

Lambang kesultanan ini dibuat oleh seorang bangsawan bernama Raden Natodirojo.

Lambang kesultanan tersebut terdiri atas sinar matahari yang melambangkan kehidupan, lalu timbangan yang melambangkan hukum dan pondasi dari pada hukum adalah kitab suci Al Qur'an.

Ikuti kami di
Tags
Wika Salim

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved