Pempek Beringin dan Lenggok

Pempek Beringin kini telah diteruskan oleh generasi kedua yaitu Dicky Poerwadi yang merupakan anak pertama dari Ambon Poerwadi.

Tribunsumselwiki/Linda
Pempek Beringin yang sudah dikemas 

Perbedaan Pempek Beringin dan Lenggok

Pempek Beringin memang dibuat untuk pasar lokal sedangkan Lenggok untuk pasar nasional hingga internasional.

Dari segi bahan, Pempek Beringin menggunakan ikan sungai seperti ikan gabus dan putak, sedangkan Lenggok menggunakan ikan gabus dan tenggiri.

Dalam sehari kapasitas produksi 500-700 kg, dengan ikan kurang lebih 300-400 kg.

Untuk Lenggok sudah ada MoU dengan Malaysia dan sudah ada di Indonesia seperti di Jogja, Cirebon, Bandung, Bali hingga Papua. Sedangkan dari segi harga Pempek Beringin dan Lenggok sama.

Owner Pempek Beringin dan Lenggok, Dicky Poerwadi
Owner Pempek Beringin dan Lenggok, Dicky Poerwadi (Tribunsumselwiki/Linda)

Cara order

Dengan semakin pesat perkembangan teknologi maka Pempek Beringin mengembangkan usahanya ke digital.

Untuk itu, order bisa dilakukan melalui web www.pempekberingin.id atau langsung datang ke outlet.

Selain itu juga bisa melalui App Store dengan men-download aplikasi Inusa.

Detail Info

Nama: Pempek Beringin dan Lenggok

Pemilik: Dicky Poerwadi

Alamat rumah produksi dan kantor: Jalan Kol H. Burlian Lorong Sukawarna

Kapasitas Produksi: 500-700kg

Ikan yang digunakan: Gabus, tengiri dan putak

Website: www.pempekberingin.id

Ikuti kami di
KOMENTAR
38 articles 182 0

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.


Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved